Polisi Tegaskan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Wafatnya Selebgram Lula Lahfah

Polisi Tegaskan Tidak Ada Tanda Kekerasan pada Wafatnya Selebgram Lula Lahfah

Polisi tegaskan tidak ada tanda kekerasan pada wafatnya selebgram Lula Lahfah

Anggota polisi memastikan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh selebgram Lula Lahfah.

Seorang selebgram sekaligus penyanyi Indonesia ini ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada hari Jumat 23 Januari 2026.

Lanjut, menurut keterangan dari Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodin, pada hari Sabtu 24 Januari 2026.

Pihak kepolisian menyebutkan bahwa meskipun tidak ada tanda penganiayaan, pihaknya menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPI) di lokasi.

Obat-obatan tersebut ditemukan saat dokter pribadi Lula Lahfah tiba untuk memeriksa kondisi perempuan yang dikenal sebagai pacarnya Reza Arap tersebut.

Murodin juga menambahkan bahwa dokter tiba sekitar pukul 19.23 WIB untuk memeriksa korban dan menemukan obat-obatan di tempat tersebut.

Selebgram Lula Lahfah ditemukan dalam posisi telanjang di atas tempat tidur, berselimut, dengan pintu kamar yang terkunci dari dalam, dan juga tidak bernapas.

Meksipun begitu, polisi masih melanjutkan penyidikan untuk mengetahui penyebab pasti kematian Lula Lahfah.

Hasil visum dari rumah sakit diharapkan dapat memberikan informasi lebih lanjut.

Lula nama lengkap Lula Lahfah Pahlevi ini lahir di Jakarta 17 Juli 1999. Ia yang berusia 26 tahun itu diketahui sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di kamarnya.

Pada awal tahun 2026, ia sempat dirawat akibat sejumlah gangguan kesehatan, termasuk GERD dan pembengkakan usus.

Baca juga: Kebakaran besar melanda Pasar Kasongan, 15 rumah dan ruko terbakar