Presiden AS Donald Trump Tunda Serangan Militer ke Fasilitas Energi Iran

Presiden AS Donald Trump Tunda Serangan Militer ke Fasilitas Energi Iran

Presiden AS Donald Trump Tunda Serangan Militer ke Fasilitas Energi Iran

Presiden Amerika Serikat, Donadl Trump mengumumkan bahwa ia memerintahkan militer AS menunda serangan terhadap fasilitas energi Iran selama lima hari, menyusul adanya “pencakapan yang sangat baik dan produktif” antara kedua pihak.

Ia menegaskan penundaan ini tergantung pada kelanjutan dialog yang lagi berlangsung.

“Dengan senang hati saya melaporkan bahwa Amerika Serikat, dan negara Iran, telah mengadakan percakapan yang sangat baik dan produktif, mengenai penyelesaian lengkap dan total permusuhan kita di Timur Tengah,” Tulis Donald Trump.

Ia menambahkan telah menginstruksikan penundaan serangan “dengan syarat pertemuan dan diskusi yang sedang berlangsung berhasil.”

Langkah ini juga dipandang sebagai sinyal deeskalasi setelah sebelumnya Donald Trump mengultimatum Teheran membuka Selat Hormuz dalam 48 jam, dengan ancaman menghancurkan infrastruktur energi.

Ketegangan di jalur vital yang dilakukan sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu telah membuat lonjakan harga energi global.

Analis Moammed al-Masry menilai keputusan tersebut bisa menjadi “caranya untuk memberikan dirinya sendiri jalan keluar yang terhormat,” meski ketidakpsantian tetap ada soal sikap Iran dan Israel.

Sementara itu, laporan AI Jazeera menyebut peluang Iran menerima tawaran cukup besar jika ada keamanan jangka panjang.

“Iran tidak ingin melanjutkan perang ini, jika ada kemauan untuk menemukan kesepakatan yang langgeng, maka saya yakin Iran tidak akan menolak,” katanya.

Di sisi lain, Iran juga tetap memperingatkan kemungkinan penutupan penuh Selat Hormuz dan serangan balasan terhadap infratruktur energi kawasan.

Internasional Energy Agency melalui Fatih Birol menyebut situasi saat ini “sangat parah,” bahkan melampau krisis energi 1970-an.

Baca juga: Cewek cantik berinisial WS yang tabrak pasar kaget Binjai sekarang negatif narkoba