Presiden Bolivia akan hapus pajak untuk menyelamatkan negaranya
Rodrigo Paz, Presiden Bolivia akan berencana menghapus sejumlah pajak, sebagai salah satu langkah pertama dalam upaya untuk menyelamatkan negaranya dari kritis ekonomi, setelah kurang dari dua minggu menjabat kepala negara.
Paz juga mengumumkan rencana pemotongan 30% dari total pengeluaran federal dalam anggaran Bolivia tahun 2026.
Hal ini dilakukan untuk membalikkan kebijakan ekonomi populis yang diterapkan selama bertahun-tahun oleh presiden dari kalangan Partai Movimiento al Socialismo (MAS), yaitu Luis Arce dan Evo Morales.
Paz juga mengajukan pencabutan pajak kekayaan nasional Bolivia, karena dianggap telah menghambat pertumbuhan dan menakuti investasi miliaran dolar sejak diberlakukan oleh pendahuluannya, Eks Presiden Luis Arce.
Pajak lain yang akan dihapuskan adalah pajak 0,3% atas transaksi keuangan sehari-hari di Bolivia.
Menurutnya pajak tersebut selama ini mendorong warga Bolivia untuk menghindari sistem perbankan formal dan menyimpan tabungan mereka di bawah kasur atau lantai.
“Kami memberikan tanda-tanda pertama keamanan yang dibutuhkan negara ini, Kami membuka jalan bagi aktivitas ekonomi,” katanya.
RUU untuk menghapus pajak tersebut harus dikirim ke Kongres untuk disetujui sebelum pelaku.
Namun, Paz dan Menteri Ekonomi Jose Gebriel Espinoza mengatakan, untuk saat ini, pemerintah mereka tidak akan menyentuh pilar-pilar model ekonomi di bawah partai MAS, khususnya subsidi bahan bakar yang menjaga harga eceran bensin di Bolovia.

