Politik

Raja Salman Malas Investasi di RI, Jokowi Temukan Penyebabnya

Raja Salman Malas Investasi di RI, Jokowi Temukan Penyebabnya, Presiden Joko Widodo memandang perlu ada introspeksi atas kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke China yang mendatangkan nilai investasi lebih besar dibanding saat menyambangi Indonesia.

Saat mengunjungi Pondok Buntet Pesantren, Cirebon, Kamis (13/4) lalu, Jokowi sempat menyatakan sedikit kekecewaannya atas nilai inverstasi Raja Salman.

Jokowi menganggap banyak faktor yang mempengaruhi nilai investasi rombongan Arab Saudi lebih besar ke China dibandingkan Indonesia. Salah satu faktor yang harus dibenahi Indonesia adalah kemudahan berusaha dan kepastian hukum.

“Kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rangking 91, masalah kepastian hukum yang mungkin juga masih perlu diperbaiki, banyak hal,” kata dia.

Jokowi pun yakin, jika hal-hal tersebut dapat menjadi bahan introspeksi dan diiringi perbaikan, maka Indonesia akan siap menerima investasi yang besar layaknya yang diterima China.

“Itu kan kita sampaikan dalam forum yang santai dan cair, guyonan. Tapi apapun, memang investasi di Tiongkok lebih besar dan itu harus menjadi instropeksi kita, koreksi kita, kenapa kita tidak bisa meraih jumlah yang lebih,” kata Jokowi usai peresmian Masjid KH Hasyim Asy’ari, Jakarta Barat, Sabtu (15/4).

Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud selama 13 hari di Indonesia sebelumnya mendatangkan investasi yang tak sebanding dengan investasi konglomerat tersebut ke China selama dua hari.

Investasi Raja Salman di Indonesia hanya mencapai US$6 miliar atau sekitar Rp89 triliun (kurs Rp13.300), sedangkan investasinya ke China mencapai US$65 miliar atau sekitar Rp870 triliun.

Padahal, Indonesia sebelumnya berharap dapat memperoleh investasi dari kunjungan tersebut sebesar US$25 miliar atau sekitar Rp332 triliun.

Dikutip dari detikfinance, investasi Raja Salman ke China antara lain mencakup nota kesepahaman (MoU) antara perusahaan raksasa Arab Saudi, Aramco dan perusahaan China Norinco untuk pembangunan kilang di China. Kemudian, kesepakatan pengembangan proyek petrokimia antara SABIC (Saudi Basic Industries Corp) dan Sinopec.

 

Sumber Berita Raja Salman Malas Investasi di RI, Jokowi Temukan Penyebabnya : Cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

Penggeledahan Kembali Dilakukan KPK di Rumah Yayat Sudrajat

Penggeledahan kembali dilakukan KPK di rumah Yayat Sudrajat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bergerak dalam…

1 jam ago

Viral Ji Chang Wook Jadi BA Susu Ibu Hamil, Bumil Ikut Antusias

Viral Ji Chang Wook jadi BA Susu Ibu Hamil, bumil ikut antusias Aktor asal Korea…

2 jam ago

Prabowo Ingin Sekolah dan Universitas Gratis, Ini kata Abdul Mu’ti

Prabowo ingin sekolah dan Universitas Gratis, ini kata Abdul Mu'ti Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai…

15 jam ago

Profil Amanda Rigby, Wanita Inggris yang Menjadi Istri Andre

Profil Amanda Rigby, wanita Inggris yang menjadi Istri Andre Nama Amanda Rigby tengah menjadi perhatian…

17 jam ago

Heboh! Harry Vaughan dan Nevy Tania Resmi Jadi Suami Istri

Heboh! Harry Vaugan dan Nevy Tania resmi jadi suami istri Masyarakat baru mengetahui kabar pernikahan…

1 hari ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah, Erin Komentar

Andre Taulany dan Amanda Rigby resmi menikah, Erin komentar Andre Taulany dan Amanda Rigby membawa…

1 hari ago

This website uses cookies.