Ramai motor mogok setelah isi Pertalite yang tercampur air, SPBU Bekasi Tutup Sementara
SPBU Jalan Ir.H. Juanda, Keluarhan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, untuk sementara ditutup.
Penutupan tersebut dilakukan setelah kejadian yang menyebabkan puluhan kendaraan motor dan mobil mengalami mogok setelah mengisi BBM jenis Pertalite yang diduga tercampur air.
Pengawas SPBU Juanda, Ragil Pambudi, menyampaikan bahwa belum ada kepastian kapan layanan akan kembali dibuka.
Ia menegaskan, operasional baru akan dilanjutkan setelah ada keputusan dari pihak pertamina maupun pengelola rest area dan dipastikan kondisi sudah aman.
“Operasi SPBU kami hentikan sampai ada keputusan dari pertamina atau pengelola rest area agar benar-benar dipastikan aman sebelum kembali beroperasi,” katanya, 1 Maret 2026.
Menurut Ragil pihaknya menerima laporan kendaraan mogok dari konsumen. Ia menjelaskan, kejadian mulai ramai sekitar pukul 07.30 WIB ketika sejumlah motor yang baru mengisi bensin tiba-tiba mati saat keluar dari area SPBU. Menyikapi hal tersebut, operasional langsung dihentikan.
Dari tiga dispenser yang ada, hanya satu unit yang diduga mengalami masalah akibat kemungkinan tercampur air, sementara dua lainnya dilaporkan dalam kondisi aman.
Pihak pertamina disebut sudah turun melakukan penanganan, namun penyebab pastinya masih menunggu hasil investigasi.
Sebagai langkah awal, SPBU juga membuka posko pengaduan bagi pemilik kendaraan yang terdampak.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.