Nasional

Tanggapan Lulung Soal Pungli Trotoar Tanah Abang: Bodoh yang Mau Bayar

Tanggapan Lulung Soal Pungli Trotoar Tanah Abang: Bodoh yang Mau Bayar

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana yang biasa disapa Lulung mengaku tak tahu soal informasi penyewaan trotoar bagi pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang.

Lulung menyebut bodoh jika ada pedagang kaki lima yang mau membayar sewa trotoar di Tanah Abang.

“Bodoh aja yang mau bayar sewa. Kecuali di tempat-tempat yang sudah jelas. Masa kayak gitu disewain juga sih,” ujar Lulung saat ditemui di gedung DPRD DKI, Rabu (15/11).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana

Lulung mengaku telah melakukan investigasi dan tak menemukan praktik sewa trotoar di Tanah Abang. Ia memastikan, jika ada pedagang yang mencari tempat untuk berjualan akan dibantu pihak pengelola.

“Saya sudah investigasi kemarin, enggak ada tuh yang sewa menyewa,” katanya.

Ia sendiri mengaku memiliki lahan pribadi di kawasan Tanah Abang yang dikelola anaknya. Lahan itu, kata Lulung, disediakan agar para pedagang tak berjualan di trotoar. Namun, Lulung tak tahu pasti jumlah iuran yang dipatok.

“Saya punya lahan pribadi, di situ dikelola teman-teman supaya pedagang ini pada enggak ke trotoar. Tapi saking penuhnya itu sudah enggak muat,” ucapnya.

Sebelumnya beredar informasi trotoar di Tanah Abang disewakan untuk pedagang. Atas kabar tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan sedang mengonfirmasi kebenarannya.

Sejumlah petugas Satpol PP berjaga sepanjang jalan trotoar di kawasan Tanah Abang. Jakarta, Jumat, 27 September 2017. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Sandi tetap menegaskan Pemprov DKI tidak pernah memperbolehkan, apalagi menarik biaya sepeser pun dari para PKL supaya bisa berjualan di sana.

“Kami tidak mengutip sama sekali. Pemprov itu menata. Kalau ada biaya di luar, tentunya kita ada ketentuan retribusi yang menjadi koridor bagi Pemprov, tapi kalau misalnya ada pungutan di luar itu, itu ilegal,” kata Sandi di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan.

Sandi pun menegaskan bahwa butuh kerjasama dari para PKL untuk tidak melestarikan budaya serah-terima pungli.

“Kita harus sama-sama menertibkan itu. Kami minta juga para pedagang, PKL, usaha mikro untuk juga disiplin tidak menolerir pungutan liar tersebut.” ujar dia.

 

(Baca juga: LULUNG BERANI JAMIN TIDAK ADA PREMAN DI TANAH ABANG)

(Baca juga: BEDA DENGAN LULUNG, CAMAT SEBUT PREMAN DI TANAH ABANG ADA BEBERAPA KUBU)

(Baca juga: SANDIAGA TAMPUNG SARAN PREMAN, SALAHKAN PEJALAN KAKI SOAL SEMRAWUTNYA TANAH ABANG)

 

Sumber Berita Tanggapan Lulung Soal Pungli Trotoar Tanah Abang: Bodoh yang Mau Bayar : Cnnindonesia.com

Mister

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

18 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

18 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

2 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.