Tentara AL meninggal ditabrak mobil Toyota Fortuner WNA China
Kecelakaan yang menewaskan nyawa TNI AL di jalan Nusantara Kilometer 12, Tanjungpinang, Kapulauan Riau, Jumat 8 Mei 2026.
Sebuah Toyota Fortuner hitam yang dikemudikan warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Yang terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Bead yang dikendarai seorang prajurit TNI AL berinisial MMS.
Korban yang merupakan bintara Lanudal Tanjungpinang meninggal dunia di lokasi akibat luka parah.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSAL dr Midiyanto Suratani Tanjungpinang.
Berdasarkan keterangan saksi, mobil tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Kijang menuju Tanjungpinang dan sempat terlihat ugal-ygalan sebelum kecelakaan terjadi.
“Mobil yang dibawa kayaknya orang China karena tidak bisa bahasa Indonesia. Mobil dari arah Kijang menuju Tanjungpinang dan terlihat ugal-ugalan,” kata saksi, Sabtu 9 Mei 2026.
Lanjut, Kanit Lantas Polresta Tanjungpinang Iptu Werry Wilson menjelaskan kecelakaan berawal saat pengemudi Fortuner diduga mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kanan hingga keluar jalur.
Nahasnya, dari arah berlawanan datang sepeda motor korban hingga tabrakan adu banteng tak bisa dihindari.
Polisi juga menyebut pengemudi Fortuner bersama tujuh penumpang lainnya merupakan WNA asal Tiongkok yang bekerja di kawasan industri Galang Batang, Kabupaten Bintan.
Sampai saat ini Satlantas Polresta Tanjungpinang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.