Terbitkan Perppu Ormas, Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi Paranoid
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Gerindra, Fadli Zon ikut menyoroti kebijakan pemerintah dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) No.2 Tahun 2017 Tentang Organisasi Kemasyarakatan yang belum lama ini ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
“Rezim ini paranoid. Ini jelas kemunduran bagi negara kita,” kata Fadli dalam diskusi bertema ‘Cemas Perppu Ormas’ diselenggarakan Radio Sindotrijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/7/2017).
Lanjut Fadli Zon, saat Indonesia merdeka tahun 1945, semua tokoh bangsa sepakat, kalau Indonesia menerapkan ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.
“Seolah-olah pemerintah ini, ada yang mau menghidupkan kembali asas negara Islam, padahal, tokoh bangsa-bangsa pada tahun 1945, sudah sepakat menganut sistem kebangsaan,” paparnya.
Fadli Zon juga mengkritik atas ketidakhadiran Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang sedianya hadir dalam diskusi bertopik “Cemas Perppu Ormas” itu.
Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber di antaranya Yandri Susanto (Anggota Komisi II DPR), Robikien Emhas, (Ketua PBNU Bidang Hukum), Ismail Yusanto (Juru Bicara HTI), Sekjen Peradi Sugeng Teguh Santoso, – Chandra Purna Irawan (Ketua Eksekutif Nasional Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia).
(Baca juga : KECAM TELEGRAM DIBLOKIR, FADLI ZON: PEMERINTAH JANGANLAH MAKIN BODOH)
Sumber Berita Terbitkan Perppu Ormas, Fadli Zon Sebut Rezim Jokowi Paranoid : Netralnews.com
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.