Ternyata pelaku ledakan SMAN 72 kurang perhatian dari keluarganya
Polisi Budi Hermanto, menjelaskan terduga pelaku ledakan mesjid di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara kurang mendapatkan perhatian dari keluarganya.
“Ada perhatian yang harus disampaikan, ada kurang perhatian dari keluarga, itu kan sifatnya sudah terakumulasi,” kata Budi Hermanto, Senin 10 November 2025.
Ia juga menambahkan, kondisi psikologis dan sosial anak harus menjadi perhatian bersama.
Budi menyebutkan peran keluarga dan lingkungan penting dalam membentuk karakter serta mengawasi perilaku anak.
“Makanya tadi saya menyinggung dari pihak formal dan nonformal, artinya dari rumah dan dari keluarga dan lingkungan sekitar.” katanya.
“Ini yang membuat jadi akumulasi yang harus kita berempati, makanya kita harus menjaga,” tambahnya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan kondisi pascakejadian serta menghilangkan rasa traumatis bagi warga sekolah dan masyarakat sekitar.
“Pascakejadian setelah penanganan oleh TKP selesai dilaksanakan oleh Gegana dan Puslafor Mabes Polri juga Polres Metro Jaya Jakarta Utara bersama masyarakat setempat melakukan pembersihan bekas puing-puing, bekas darah yang menempel di dinding,’ ungkap Budi Hermanto.
Aksi pembersihan itu dilakukan aparat kepolisian bersama warga pada Sabtu 8 November 2025.
Diharapkan dengan upaya ini, seluruh fasilitas bisa kembali digunakan untuk kegiatan para siswa.
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.