Tradisi yang khas Sulawesi Utara saat lebaran Idulfitri dengan memasak Nasi Jaha
Bagi Muslim Minahasa di Sulawesi Utara ada sebuah tradisi yang khas di hari-hari besarnya, termasuk pada momen Idulfitri.
Namanya binarundak. Alih-alih ketupat, masyarakat di sana memanas nasi jaha, nasi ketan yang dimasak di dalam bambu, dicampur santan dan rempah-rempah, lalu dibakar perlahan di atas bara api.
Proses ini menghasilkan aroma khas yang harum dan rasanya yang gurih. Yang membuatnya istimewa bukan hanya rasanya, tetapi juga prosesnya.
Binarundak biasanya dimasak secara bersama-sama oleh warga, menciptakan suasana hangat yang penuh kebersamaan.
Lebih dari sekadar hidangan, binarundak adalah simbol hidupnya tradisi sosial.
Saat Syawal, makanan ini menjadi pusat jamuan atau open house kampung.
Rumah-rumah terbuka untuk siapa saja tidak hanya Muslim, tetapi juga tetangga non-Muslim untuk makan bersama tanpa sekat.
Di tengah masyarakat Minasaha yang mayoritas beragama Kristen, tradisi ini menjadi gambaran nyata tentang toleransi yang tumbuh secara alami dalam kehidupan sehari-hari.
Di daerah seperti Manado dan Manahasa, tradisi ini terus diariskan dari generasi, menjadikan Syawaln terasa lebih inklusif dan berwarna.
Melalui binarundak, masyarakat tidak hanya menjaga warisan kuliner, tetapi juga merawat nilai gotong royong, kebersamaan, dan harmoni umat beragama.
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.