Puluhan warga terluka akibat ledakan di Bahrain diduga dari rudal patriot AS
Ledakan sebelum fajar di Bahrain yang melalui puluhan warga sipil dan merusak permukiman diduga berkaitan dengan rudal pencegat dari sistem pertahanan udara Patriot missile system milik Amerika Serikat.
Peneliti menyebut rudal tersebut kemungkinan diluncurkan dari baterai Partiot AS yang berjarak sekitar 7 km dari lokasi kejadian di kawasan Mahazza.
Video viral yang memperlihatkan objek diduga rudal Patriot melintas rendah ke arah timur laut sebelum menukik dan menghilang.
Sekitar 1,3 detik kemudian, terlihat kilatan cahaya yang diyakini sebagai ledakan.
Sebelumnya, pemerintah Bahrain dan Washington menyatakan ledakan 9 Maret dibuat oleh serangan drone Iran.
Kejadian itu menyebabkan 32 orang terluka, termasuk anak-anak dengan beberapa korban dalam kondisi yang serius.
US Central Command (CONTCOM) juga menyebut drone Iran menyerang area permukiman.
Namun, dalam tanggapan terbarunya, Bahrain mengakui keterlibatan sistem Patriot dalam kejadian di wilayah Mahazza, Pulau Sitra.
Meskipun begitu, pemerintah juga menegaskan rudal tersebut berhasil mencegat drone di udara.
“Kerusakan dan cedera yang diderita bukanlah akibat dari benturan langsung ke tanah antara rudal pencegat Patriot atau drone Iran,” katanya.
Bahrain dan AS diketahui sama-sama mengoperasikan sistem Patriot di negara Teluk tersebut, yang juga menjadi lokasi Armada Kelima Angkatan Laut AS.
Sistem yang diproduksi Raytheon ini merupakan tulang punggung pertahanan udara jarak menengah hingga jauh bagi AS dan sekutunya.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.