Trump turutin permintaan Pakistan, perpanjang gencatan senjata dengan Iran
Presiden Amerika Serikat Donald Trump memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu, hanya beberapa jam sebelum masa sebelumnya berakhir.
Langkah ini diambil untuk memberi ruang lanjutan negosiasi damai.
Trump menyebut keputusan itu diambil setelah adanya permintaan dari pakistan yang berperan sebagai mediator.
“Saya telah menyetujui permintaan Pakistan ‘untuk menahan serangan kami terhadap negara Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka dapat menyusun sebuah proposal yang terpadu,” kata Trump, Selasa 21 April 2026.
Trump menambahkan, gencatan senjata yang sudah berlangsung dua pekan akan terus diperpanjang hingga Iran menyerahkan proposal resmi dan pembicaraan selesai, “dengan satu atau lain cara.”
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif turut menyebut keputusan tersebut dan terhadap kedua pihak bisa mencapai kesepakatan damai dalam perudingan lanjutan di Islamabad.
Di sisi lain, keputusan ini dinilai sebagai perubahan sikap Trump, yang sebelumnya sempat melontarkan ancaman keras terhadap Iran.
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres juga sebelumnya mengingatkan bahwa hukum humaniter internasional melarang serangan terhadap target sipil.
Meski gencatan senjata diperpanjang, Trump menegaskan blokade laut oleh militer AS terhadap wilayah pesisir Iran tetap berjalan yang masih menjadi salah masalah sensitif dalam negosiasi.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.