Nasional

Video Emak-emak Hasut Warga Tak Pilih Jokowi, Alwi Shihab: Fitnah yang Keji

Video Emak-emak Hasut Warga Tak Pilih Jokowi, Alwi Shihab: Fitnah yang Keji

Beredarnya video emak-emak yang mengajak untuk tidak memilih kembali Joko Widodo dengan isu jika Jokowi menang kembali maka perkawinan sejenis akan disahkan serta akan ada larangan adzan di masjid adalah upaya untuk mendeskreditkan pemerintah saat ini.

Hal tersebut diungkapkan oleh Utusan Khusus Presiden Untuk Timur Tengah dan Organisasi Kerjasama Islam, Alwi Shihab, usai menjadi pembicara dalam LBP Talk di Sleman Yogyakarta, Minggu (24/2/2019). Menurutnya isu tersebut sengaja dihembuskan untuk membuat citra buruk bagi pemerintah.

Menurutnya hal tersebut adalah fitnah yang dibuat dengan keji. Dalam mengambil kebijakan, pemerintah selalu melakukan kajian. Terlebih sudah ada Kementrian Agama dan juga Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang selalu bisa mengkaji berdasarkan hukum Islam yang berlaku.

“Pak Jokowi bukan tipe orang seperti itu,” tandasnya.

Iapun juga menyesalkan sosialisasi yang dilakukan oleh emak-emak dengan logat bahasa Sunda tersebut. Menurutnya sosialisasi tersebut sangat berbahaya terlebih tujuannya untuk meraup suara dalam pemilu nanti. Meskipun BPN sudah membantah jika emak-emak itu berasal dari kubu mereka.

Sosialisasi tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu emosi masyarakat muslim yang tidak mengetahuinya. Baginya kampanye negatif tersebut sangat tidak pantas dilakukan demi alasan persatuan bangsa. Kampanye seperti itu dinilai mampu membahayakan persatuan bangsa.

“(Video) itu bisa membakar emosi umat muslim yang tidak tahu. Bahaya sekali,” tambahnya.

 

 

Baca juga : Viral Video Emak-Emak Sosialisasikan Jika Jokowi Menang ‘Kawin Sejenis Sah’

 

 

Sumber berita Video Emak-emak Hasut Warga Tak Pilih Jokowi, Alwi Shihab: Fitnah yang Keji : Tugu Jogja

Mister

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

12 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

15 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

17 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

18 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.