Nasional

Video Rizieq yang Sebut TNI Polri Dibeli oleh Ahok, Ini Kata Polri

Video Rizieq yang Sebut TNI Polri Dibeli oleh Ahok, Ini Kata Polri

Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menuding adanya dana triliunan rupiah yang digelontorkan oleh paslon Pilkada DKI Jakarta nomor urut 2 pasangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat (Badja). Dikatakan bahwa Ahok sang penista agama didukung oleh 9 Naga, yaitu pengusaha-pengusaha yang mendukung dana triliunan tersebut. Selain itu Rizieq juga mengatakan bahwa ahok didukung oleh Umaro culas, yaitu ulama-ulama yang dukung ahok. Selain itu juga Rizieq mengajak jihad pada 19 April 2017, mengerahkan laskar luar Jakarta untuk masuk ke Jakarta pada 18 April dan bersiap menuju TPS.

Uang itu disebutkan untuk membayar aparat keamanan. Hal itu disampaikan Rizieq dalam ceramahnya, yang videonya diunggah di Youtube.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto enggan menanggapi tudingan tersebut.

“Kami tidak menanggapi, tapi kami melakukan penyelidikan,” ujar Rikwanto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (18/4/2017).

( Baca: Inilah Video Provokasi Rizieq Mau Buat Rusuh Pilkada DKI Putaran ke 2 )

Relawan Badja, Suhadi, melaporkan Rizieq ke polisi atas viralnya video tersebut. Rizieq dianggap menyebarkan informasi bernada kebencian dan menyinggung SARA. Rikwanto mengatakan, pihaknya akan menyelidiki soal video itu.

“Akan kami dalami apa kata-katanya, apakah berdasarkan bukti yang ada, kapan itu diucapkan, dalam konteks apa, dan ditujukan untuk apa. Akan didalami dulu,” kata Rikwanto.

( Baca: Ahok: Bagi Ahok, Rizieq Shihab Itu adalah Pembohong )

Dalam video itu, kata Suhadi, Rizieq menyebut bahwa Badja didukung oleh Sembilan Naga dan menggelontorkan uang untuk pemenangan.

Menurut Suhadi, dalam video itu disebutkan, uang itu digunakan untuk “membeli” aparat keamanan seperti TNI dan Polri.

Selama Pilkada Jakarta 2017, kata Suhadi, pasangan Ahok- Djarot mengelola dana kampanye secara transparan. Dana kampanye diperoleh dari sumbangan masyarakat dan perusahaan yang sesuai dengan ketentuan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta.

“Putaran pertama ada sisa dana kampanye Rp 1,7 miliar. Itupun dikembalikan ke kas pemerintah. Jadi kalau dikatakan didukung oleh konglomerat itu sangat mengada-ada dan tidak benar,” ucap Suhadi.

 

 

Sumber berita Video Rizieq yang Sebut TNI Polri Dibeli oleh Ahok, Ini Kata Polri : kompas.com

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

9 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

10 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

19 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

19 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

21 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.