Viral dituding jualan es gabus menggunakan spons, sekarang terima bantuan motor dari Polsek
Polres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras memberikan bantuan berupa sepeda motor dan modal usaha kepada kakek Suderajat yang berusia 49 tahun.
Beliau adalah pedagang es gabus yang sebelumnya sempat dituduh menggunakan bahan spons dalam dagangannya.
Kakek Suderajat tinggal sementara di rumah kontrakan bersama istri dan kelima anaknya karena rumah mereka sedang direnovasi akibat kerusakan plafon.
Abdul Waras menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian kepolisian, mengingat kakek Suderajat berada di wilayah hukum Polres Metro Depok.
Pada momen tersebut, satu unit sepeda motor diserahkan kepada kakek Suderajat, disertai dengan bantuan uang tunai sebagai modal usaha.
Abdul berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk menunjang keberlangsungan usaha Suderajat ke depan.
Soal dugaan penggunaan bahan berbahaya pada es gabus, Abdul menyebutkan bahwa proses penanganan dan tindak lanjut perkara tersebut menjadi kewenangan Polres Metro Jakarta Pusat.
Suderajat menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diterimanya dan menyatakan niat untuk kembali berjualan.
Akan tetapi, ia mengaku masih merasa khawatir akan reaksi masyarakat akibat pemberitaan yang sempat viral itu.
Menanggapi hal tersebut, Abdul memastikan bahwa Suderajat dalam kondisi aman dan dapat kembali untuk berdagang seperti biasa.
Sebelumnya, laporan warga soal dugaan penjualan es gabus berbahan berbahaya di wilayah Kemayoran ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.
5 Fakta link A Day in My Life, 20 video diproduksi juga tes HIV Kasus…
Calon suami selingkuh sama kakak hingga hamil, Gadis ini wafat Kabar duka datang dari akun…
Viral, MUI desa pemeran A Day In My Life diproses hukum Peredaran video “A Day…
Viral di X, A Day In My Life tanpa sensor diburu, Polisi bertindak Media sosial…
Erin Wartia bantah komentar sinis soal pernikahan Andre Taulany Nama Erin Wartia ikut terseret dalam…
Syekh Ibrahim Al-Madani tutup Usia, jadi Muadzin Masjidil Haram Kabar duka datang dari Tanah Suci…
This website uses cookies.