Nasional

KPK Setyo Budiyanto Ungkap telah Manfaatkan Teknologi AI untuk Periksa LHKPN Pejabat Tahun 2025

KPK Setyo Budiyanto Ungkap telah Manfaatkan Teknologi AI untuk Periksa LHKPN Pejabat Tahun 2025

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menyampaikan bahwa KPK telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) sepanjang 2025.

“Pada tahun 2025 KPK juga telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan dalam pemeriksaan LHKPN,” katanya, Jakarta, Rabu 28 Januari 2026.

Penggunaan AI dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi verifikasi laporan.

KPK juga melakukan uji coba terhadap seribu penyelenggara negara, dengan hasil yang dinilai menggunakan skor bendera merah.

“Proses verifikasi LHKPN tersebut dalam pemeriksaan telah dilakukan uji coba terhadap seribu penyelenggara negara, dan dinilai berdasarkan skor yang menunjukkan bendera merah,” kata Setyo.

Tak hanya itu, KPK bekerja sama dengan pihak eksternal untuk memastikan akurasi data melalui pemadaman Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Induk Kepegawaian (NIP).

“Diharapkan bukan hanya sekadar lapor, tapi yang dipentingkan adalah atau yang diutamakan adalah kebenaran daripada isi LHKPN tersebut,” tambahnya.

Dari data pelaporan 2025, KPK mencatat terdapat 173 instansi pusat dan daerah dengan tingkat kepatuhan 70 persen, yang didominasi BUMD, DPRD, pemerintah daerah, TNI, dan beberapa lembaga lainnya.

Jumlah laporan juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 341 laporan dari total 412.062 wajib lapor.

Baca juga: Viral dituding jualan es gabus menggunakan spons, sekarang terima bantuan motor dari Polsek
Penguin

Recent Posts

Abu Vulkanik Krakatau Capai Jakarta, GMPK DKI Bagi Masker

Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…

10 jam ago

3 ASN Jayawijaya Tewas Korban Tembakan KKB, Berikut Profilnya

3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…

20 jam ago

BGN Hapus 1.653 Sekolah dari Penerima Makan Bergizi Gratis

BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…

21 jam ago

Rekaman Video Call Diduga Penembak 3 ASN Jayawijaya Viral

Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…

22 jam ago

Mahasiswa UIN Jakarta Desak Dugaan Korupsi Diusut Tuntas

Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…

1 hari ago

Santriwati di Sleman Diduga Jadi Korban Kiai, Kini Hamil 8 Bulan

Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…

1 hari ago

This website uses cookies.