Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman
Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta Kejaksaan Agung mengusut dugaan pemberian fasilitas khusus kepada tim kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adrianyah.
Ia menilai konferensi yang dipimpin Hotman Paris Hutapea itu berbeda dari praktik yang lazim.
Menurutnya, kuasa hukum tersangka umumnya hanya memberikan keterangan melalui doorstop, bukan dengan fasilitas meja dan mikrofon seperti dalam konferensi pers resmi.
“Rasanya tidak pernah pengacara tersangka mendapat fasilitas untuk konpres dengan disediakan mic dan meja,” kata Yudi, Senin 20 Juli 2026.
Ia menilai pemberian fasilitas tersebut berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah proses hukum yang sedang berjalan.
Yudi juga meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin membentuk tim untuk menelusuri siapa pihak yang menyediakan fasilitas tersebut.
Karena dikhawatirkan dapat mempengaruhi kepercayaan publik terhadap independensi penanganan perkara.
Ia turut menduga masih ada pihak internal yang memberikan perlakuan istimewa kepada mantan Jampidsus tersebut.
Ia juga menegaskan langkah penelusuran penting dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan proses penegakan hukum tetap berjalan secara adil.
Sampai saat ini, Kejaksaan Agung ataupun Hotman Paris belum memberikan tanggapan atas pernyataan Yudi.
Sementara itu, Febrie Adriansyah telah berstatus tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri.
Juga dugaan korupsi terkait suplai batu bara ke PLTU dan Krakatau Steel masih berada pada tahap penyidikan.
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
PWI Pusat desak Hotman Paris untuk minta maaf ke Wartawan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat…
This website uses cookies.