Viral Ricky Pratama diduga menganiaya kekasihnya berinisial AD hingga dilaporkan ke polisi
Nama Ricky Pratama, penyerang muda klub PSM Makassar yang juga sering memperkuat Timnas Indonesia U-23.
Lagi viral di publik setelah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan atas dugaan penganiayaan terhadap kekasihnya, seorang wanita berinisaal AD yang berusia 25 tahun.
Menurut pengakuan AD yang disampaikan melalui akun media sosialnya, kejadian itu terjadi pada 6 Februari 2026 di sebuah indekos di Jalan Anuang, Makassar, dan berujung pada cedera serius.
AD kemudian membuat laporan resmi ke polisi pada 15 Februari, didampingi oleh kuasa hukumnya.
Sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari Ricky Maupun perwakilan klub soal tuduhan tersebut.
PSM Makassar sendiri telah memanggil Ricky untuk dimintai penjelasan.
Manajemen menegaskan kasus ini merupakan urusan personal pemain di luar ranah profesional dan tengah ditangani secara internal sambil menunggu proses hukum.
Ricky lahir di Sidoarjo pada 6 Mei 2003 dan mulai berseragam Juku Eja sejak meniti karier di akademi klub tersebut pada tahun 2019.
Ia mencuri perhatian sebagai pencetak gol terbanyak di kompetisi Elite Pro Academy U-18 2021 dan kemudian menjadi bagian daris kuad PSM yang menjuarai Liga 1 musim 2022/2023.
Musim lalu, ia tampil reguler di kompetisi domestik dan terus dipanggil ke tim nasonal.
Sampai saat ini, ia telah memainkan hampir seratus pertandingan bersama klub dengan catatan gol dan assist yang terus bertambah.
Kasus laporan Rizky Billar, Lesti dan Asila Maisa dipanggil Polisi Penyidik Polda Metro Jaya masih…
Kemensos sebut 1.900 pegawai terindikasi aktif bermain judol Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkap adanya…
Anak WNI hanyut di sungai Malaysia berakhir dengan kabar duka Kabar duka datang dari Subang…
KPK buka detail aliran uang kuota Haji setelah sita Rp 100 miliar Juru Bicara Komisi…
Bigmo temui ortu anak promo Liqud minta maaf dan klarifikasi Muhammad Jannah atau Bigmo menunjukkan…
16 Saksi dipanggil Kejagung soal dugaan korupsi program MBG Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan…
This website uses cookies.