Zaskia Adya geram lihat banjir Aceh Tamiang akibat kerusakan lingkungan
Artis Zaskia Adya Mecca, menyampaikan kemarahannya atas bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang.
Bahkan juga ia turun langsung ke lokasi bencana pada Rabu malam 4 Desember 2025 untuk melihat kondisi para korban secara nyata.
Lewat postingan di akun Instagram pribadinya, Zaskia Adya mengaku sedih dan marah setelah menyaksikan dampak banjir yang begitu parah.
Ia menilai bencana tersebut bukan sekadar musibah alam, melainkan akibat dari kerusakan lingkungan yang terjadi selama bertahun-tahun.
Dengan nada yang emosional, Zaskia mengkritik pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penggundulan hutan dan eksploitasi alam.
Zaskia mempertanyakan apakah keuntungan yang diperoleh sebanding dengan penderitaan yang harus ditanggung masyarakat.
“Puas kalian yang menggundulkan hutan?! Bisa tidur nyenyak? Bahagia dengan harta yang kalian dapatkan dari itu semua? kata-kata Zaskia di akun Instagram pribadinya, 6 Desember 2025.
Menurutnya, berbagai aktivitas seperti pembukaan lahan, penebangan hutan, pembakaran, hingga pertambangan telah merusak keseimbangan ekosistem.
Dampaknya, ratusan ribu warga sekarang kehilangan tempat tinggal, harta benda, bahkan nyawa, serta terancam kelaparan akibat terputusnya akses bantuan.
“Ratusan ribu masyarakat harus mendapatkan dampak besar dari keegoisan kalian semua. Ada korban jiwa, hilang harta benda, luka-luka terisolasi karena akses terputus, ancaman kelaparan di depan mata,” tambahnya.
Zaskia juga menambahkan, lambatnya penanganan dan mempertanyakan upaya pemulihan jangka panjang.
Salah satu contoh yang ia temui adalah sebuah pesantren dengan hampir seribu santri yang area belakangnya tertutup lumpur tebal dan potongan kayu besar akibat banjir.
“Bantuan terasa sangat lambat lalu apa?! Bagaimana mengatasi ini semua? Recovery ke depannya,” kata Zaskia.
Ia juga mengungkapkan kekhawatirannya tentang siapa yang akan bertanggung jawab membersihkan dan membangun kembali fasilitas-fasilitas yang sudah rusak tersebut, mengingat jumlah titik terdampak sangat banyak dan tersebar luas.
Baca juga: Momen bahagia KDM bertemu saudaranya yang hilang kontak di Aceh

