Lebih Hati-hati, BPOM Menemukan 26 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

Lebih Hati-hati, BPOM Menemukan 26 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya

Lebih hati-hati, BPOM menemukan 26 kosmetik mengandung bahan berbahaya

BPOM menunjukkan ada 26 produk kosmetik yang mengandung bahan berbahaya dan dilarang beredar.

Kabar tersebut disampaikan oleh Ketua HIASKOS PD IAI Sulsel, Dr. Apt. Ainun Jariah.

Dr. Ainun menilai kabar tersebut seharusnya menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memilih kosmetik.

Menurut ia, masih banyak produk yang tersebar tidak memenuhi standar keamanan, kualitas, dan legalitas, sehingga berpotensi menimbulkan risiko kesehatan.

Ainun menyebut beberapa penyebab masalah kosmetik berulang, salah satunya adalah tingginya permintaan produk yang menjanjikan hasil cepat, seperti klaim “putih instan” atau “jerawat hilang salam hitungan hari”.

Tak hanya itu, edukasi masyarakat tentang bahan aktif dalam kosmetik dan perbedaanya dengan obat dinilai masih rendah.

Ia juga menjelaskan praktik beberapa produsen yang menambahkan obat keras demi memberikan efek instan.

Serta mudahnya distribusi lewat platform daring yang memudahkan produk bermasalah menyebar.

Ainun menjelaskan ada beberapa bahan yang sering di temukan berbahaya bila digunakan tanpa pengawasan.

Contohnya, merkuri yang bersifat toksik dan dapat menyebabkan iritasi parah, kerusakan ginjal, gangguan saraf, hingga membahayakan janin.

Hidrokuinon juga berisiko menimbulkan iritasi dan hiperpigmentasi jika dipakai sembarangan.

Tak hanya itu, ia juga menyebut asam retinoat termasuk obat keras yang berisiko menyebabkan iritasi, penipisan kulit, fotosensitif, dan berbahaya bagi ibu hamil atau menyusui bila dipakai tanpa pengawasan.

Ainun juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap klaim berlebihan seperti “kulit putih permanen dalam 3-7 hari” atau “jerawat hilang tanpa bekas sekali pakai”.

Baca juga: Raja Salman dirawat di RS, kondisi kesehatannya membuat perhatian warganet