Profil Nurmala Kartini Sjahrir, calon dubes RI Jepang.
Nurmala Kartini Sjahrir adalah seorang antropolog dan diplomat Indonesia yang sakarang menjaadi salah satu kandidat Duta Besar RI untuk Jepang.
Ia lahir pada 1 Februari 1950 di Simargala Huta Namora, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, dan merupakan adik dari Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsan Pandjaitan.
Berikutnya, lulusan Sarjana Antropologi dari Universitas Indonesia (UI) pada tahun 1976.
Dia melanjutkan studi S2 dan S3 di Boston University, Amerika Serikat. maraih gelar master pada 1981 dan doktor pada 1990.
Dengan disertasi yang kemudian dibukukan berjudul Pasar Tenaga Kerja Indonesia: Kasus Sektor Konstruksi.
Selanjutnya, pernah menjadi dosen antropologi di UI, editor penerbitan Yayasan Obor Indonesia, serta penelitian bidang sosial-ekonomi yang bekerja sama dengan Harvard University dan Departemen Keuangan RI.
Saat ini juga tercatat sebagai Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Sumatera Utara (USU) priode 2020-2025, dan Komisaris Independen PT Siloam Internasional Tbk.
Ia juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Argentina, Uruguay, dan Paraguay dari tahun 2010 hingga 2014.
Dan pernah menjadi wakil Indonesia di Dewan Penasihat ASEAN Institute for Peace and Reconciliation (ASEAN0-AIPR).
Istri dari mendiang ekonomi Dr. Sjahrir dan ibu dari dua anak, termasuk Pandu Patria Sjahrir yang merupakan Chief Investment Officer Danantara dan Komisaris Bursa Efek Indonesia.
Ia yang berasal dari keluarga Batak Toba yang taat dan memiliki tradisi pendidikan tinggi.
Berikutnya, mantan kedua umum Partai Perjuangan Indonesia Baru dan aktif dalam organisasi antropologi sebagai ketua Asosiasi Antropologi Indonesia.
Ia juga memiliki hobi menulis dan telah menerbitkan beberapa buku, termasuk seri Rumah Janda dan Karya akademik lainnya.
Nurmala Kartini dikenal sebagai sosok intelektual dan profesional yang berpengalaman di bidang akademik, sosial dan diplomasi.
Sehingga dia menjadi salah satu kandidat yang diajukan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai calon Dubes RI untuk Jepang.

