Nadiem Makarim resmi tersangka korupsi Chromebook
Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim berpesan kepada Keluarga dan anak-anaknya agar menguatkan diri.
Nadiem mengungkapkan hal itu dari dalam mobil tahanan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi priode 2019-2022.
“Untuk keluarga saya dan empat balita saya, kuatkan diri, kebenaran akan ditunjukkan. Allah melindungi saya, Allah tahu kebenarannya,” ucap Nadiem, Kamis 4 September 2025 sore.
Nadiem Makarim juga sempat membela diri soal penetapan tersangka terhadapnya oleh Kejagung.
Dia mengatakan, tidak melakukan apapun dalam kasus ini, dan Tuhan bakal melindunginya.
“Saya tidak melakukan apapun. Tuhan akan melindungi saya, kebenaran akan keluar. Allah akan mengetahui kebenaran. Bagi saya, seumur hidup saya, integritas nomor..kejujuran nomor satu. Tuhan Allah akan melindungi saya, insyaallah,’ ungkapnya kepada wartawan.
Selain itu, Nadiem sempat mengucapkan belasungkawa kepada pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang telah meninggal akibat terlindas kendaraan taktik Brimod pada kejadian demonstrasi Agustus kemarin.
“Belasungkawa saya kepada Affan dan ojol-ojol,” kata Nadiem.
Berikutnya, Kejagung telah menetapkan Nadiem Makarim sebagai tersangka dalam kasus ini. Sehingga total tersangkanya lima orang.
“Pada hari ini, kami telah menetapkan tersangka dengan inisial NAM selaku Mendikbudristek,” kata Kejagung.
Lanjut, penyidik penahanan terhadap Nadiem Makarim selama 20 hari pertama untuk kepentingan penyidikan.
Dia ditahan di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Sementara empat tersangka lainnya ialah mantan staf khususnya bernama Jurist Tan; mantan konsultan teknologi di Kemendikbudristek.
Ibrahim Arief; Direktur Sekolah Dasar Kemendikbudristek tahun 2020-2021, Sri Wahyuningsih; Direktur Sekolah Menengah Pertama Kemdikbudristek tahun 2020-2021 Mulyatsyah.
Baca juga: Warga Pati Demo KPK, untuk Tangkap Bupati Sudewo

