Ratusan Rumah Warga Runtuh Akibat Gempa Besar di Wilayah Maluku Utara

Ratusan Rumah Warga Runtuh Akibat Gempa Besar di Wilayah Maluku Utara

Ratusan rumah warga runtuh akibat gempa besar di wilayah Maluku Utara

Gempa bumi yang berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis 2 April 2026 sekitar pukul 07.48 WIT.

Pusat gempa berada di laut Batang Dua dan sempat membuat kepanikan warga sekitar.

Pemerintah Kota Ternate mencatat sedikit 282 rumah dan fasilitas ibadah mengalami kerusakan yang parah.

Mayoritas kerusakan terjadi di Pulau Batang Dua, wilayah yang berada dekat dengan pusat gempa.

Wali Kota Tauhid Soleman menyebutkan, dari jumlah tersebut terdapat 273 rumah warga dengan kategori rusak ringan hingga berat, serta sembilan unit rumah ibadah yang ikut terdampak.

“Sementara untuk rumah ibadah yang mengalami kerusakan ada sembilan unit. Tim penanggulangan bencana daerah Kota Ternate sudah berada di lapangan untuk memantau dampak dari gempa ini,” katanya, Jumat 3 April 2026.

Selanjutnya, pemerintah daerah langsung menetapkan status tanggap darurat dan mendistribusikan bantuan logistik hanya beberapa jam setelah kejadian.

Bantuan yaitu kebutuhan pokok hingga perlengkapan darurat bagi warga yang terdampak rumahnya.

Ketua Satgas Penanggulangan bencana, Rizal Marsaoly, mengatakan pihaknya telah mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu distribusi bantuan dan penanganan di enam keluarahan.

Tim medis juga diturunkan untuk memastikan kondisi kesehatan para warga.

Dan getaran gempa ini dirasakan hingga beberapa wilayah lain seperti, Sofiti, Sulawesi Utara.

Baca juga: DPR murka, tidak ada toleransi bagi SPPG penyebab keracunan MBG ditutup permanen