BGN: Alasan Beli Puluhan Ribu Motor Listrik Untuk Jangkau Daerah Terpencil dan Sekolah di Gang

BGN: Alasan Beli Puluhan Ribu Motor Listrik Untuk Jangkau Daerah Terpencil dan Sekolah di Gang

BGN: Alasan beli puluhan ribu motor listrik untuk jangkau daerah terpencil dan sekolah di gang

Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, menyebut penggunaan motor listrik ini murni untuk mendukung operasional di lapangan, terutama di wilayah yang sulit untuk dijangkau kendaraan roda empat.

“Kebutuhan sepeda motor itu adalah untuk mengoptimalkan pelaksanaan di lapangan. Seperti disampaikan, daerah-daerah terpencil itu kan tidak semuanya bisa menggunakan roda empat. Oleh karena itu, untuk meoptimalkan pelaksanaan di lapangan diperlukan sepeda motor,” kata Sony, Kamis 16 April 2026.

Tak hanya itu, beliau juga menegaskan bahwa kondisi itu tidak hanya terjadi di daerah terpencil, tapi juga di kota besar seperti Jakarta.

“Termasuk di Jakarta sendiri juga sekolah yang masuk ke dalam gang, ketika diperlukan koordinasi cepat kan mobilnya enggak bisa masuk, sepeda motorlah yang lebih cepat bisa menjangkau,” tambahnya.

Menanggapi riuhnya di media sosial dan DPR soal harga unit yang dinilai besar, Sony memastikan proses pengadaan telah mengikuti aturan yang berlaku.

Diketahui, harga satuan motor listrik tersebut berkisar Rp43,3 juta sehingga Rp49 juta.

Hingga April 2026, realisasi pengadaan sudah mencapai 21.801 unit dari target 25.000 unit.

Motor tersebut digunakan untuk mendukung layanan ke lebih dari 55 juta penerima manfaat MBG di berbagai wilayah Indonesia.

Baca juga: Agus Gumiwang Pastikan Stok Plastik Dijamin Aman Meskipun Selat Hormuz Mesih Melonjak