Rudal Flamingo Ukraina bon pabrik sistem peluncur rudal Rusia
Ukraina melancarkan serangan udara startegis menggunakan rudal jelajah jarak jauh FP-5 Flamino ke wilayah Volgograd, Rusia, pada Sabtu 27 Juni 2026.
Serangan itu berhasil menghantam pabrik pertahanan Titan-Barrikady, salah satu produsen utama sistem peluncur rudak strategis (seperti Yars, Topol-M, Oreshnik, dan Iskander-M) serta laras artileri kaliber besar milik Rusia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan keberhasilan operasi tersebut melalui pernyataan resminya.
“Semalam, rudal FP-5 Flamingo berhasil menghantam fasilitas Titan-Barrikady di Volgograd. Ini adalah kompleks industri dan peralatan militer memproduksi sistem artileri dan peralatan militer khusus,” katanya.
“Termasuk komponen untuk sistem peluncur rudal yang digunakan dalam serangan terhadap rakyat kita. Serangan yang telah dikonfirmasi tersebut diikuti oleh kebakaran di lingkungan pabrik,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa “setiap fasilitas pertahanan Rusia yang melayani perang melawan Ukraina adalah target yang tepat untuk sanksi jangka panjang kami.”
Merujuk pada kampanye serangan jarak jauh untuk melumpuhkan industri militer Kremlin.
Operasi ini merupakan bagian dari strategi 40 hari yang digagas Dinas Keamanan Ukraina guna menekan Rusia agar menghentikan perang.
Di sisi lain, otoritas regional Rusia membenarkan adanya serangan yang merusak fasilitas produksi sebuah perusahaan industri di Volgograd dan melukai 10 orang.
Meski mereka tidak menyebutkan nama pabrik secara spesifik.

