Bupati Klaten kasus koropsi, KPK selidiki uang dalam tong
Temuan uang tunai ratusan juta rupiah yang disimpan di dalam tong biru menjadi salah satu perhatian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Klaten.
Sebanyak Rp 934 juta ditemukan di kediaman Hanaku Agni Sadewo, adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
KPK kini berupaya mengungkap alasan uang tersebut ditempatkan di dalam wadah itu. Penyidik juga ingin memastikan apakah cara penyimpanan tersebut berkaitan dengan upaya menyembunyikan uang agar tidak mudah diketahui.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penggunaan tong sebagai tempat penyimpanan akan menjadi bagian dari pendalaman perkara. Keterangan tersebut disampaikan pada Senin 19 Oktober 2026.
Selain menyelidiki tujuan penyimpanan uang, KPK akan memeriksa peran Hanaku dalam mengelola dana yang ditemukan di rumahnya.
Penyidik berencana menelusuri pergerakan uang, termasuk pihak yang bertanggung jawab atas keluar-masuknya dana tersebut.
Pengungkapan kasus ini berawal dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (15/10/2026). KPK kemudian menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yakni Hamenang Wajar Ismoyo, Ahmad Luthfi selaku Kepala BPK Jawa Tengah, dan Muhammad Amin Wahyu Utomo dari pihak swasta PT MWC.
Ketiganya ditahan pada Jumat 16 Oktober untuk masa penahanan awal selama 20 hari hingga 6 November 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan uang dengan nilai keseluruhan sekitar Rp 1,2 miliar. Selain Rp 934 juta yang ditemukan dalam tong biru, terdapat Rp 300 juta di sejumlah amplop serta 5.972 yuan yang nilainya diperkirakan sekitar Rp 16 juta.
KPK menduga perkara tersebut berkaitan dengan penerimaan suap, upah pungut, galian C, gratifikasi, serta pemberian terkait pemeriksaan laporan keuangan Pemkab Klaten tahun 2025.
Ketiga tersangka dijerat dengan ketentuan pidana sesuai dugaan peran masing-masing.
Sampai sekarang penyidik masih mendalami hubungan antara temuan uang, pengelolaannya, dan dugaan tindak pidana yang sedang diusut.

