Alasan Ole Romeny Belum main Lagi usai FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan Ole Romeny Belum main Lagi usai FIFA ASEAN Cup 2026

Alasan Ole Romeny belum main lagi usai FIFA ASEAN Cup 2026

Perjalanan Ole Romeny bersama Fortuna Sittard di Eredivisie masih tertunda akibat masalah kebugaran. Setelah ikut mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026, striker berusia 26 tahun itu belum kembali mendapatkan kesempatan bermain bersama klubnya di Belanda.

Fortuna Sittard kembali kehilangan poin ketika bertandang ke markas NEC Nijmegen di Goffertstadion, Senin 19 Oktober dini hari WIB. Pertandingan berlangsung ketat hingga berakhir dengan skor 2-2.

Fortuna membuka keunggulan melalui Anthony Descotte pada menit ke-18. Namun, NEC merespons lewat gol Kevin Kers sepuluh menit berselang. Descotte kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-48, sebelum Willum Willumsson menyelamatkan NEC dari kekalahan melalui gol pada masa injury time.

Hasil tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Fortuna menjadi dua pertandingan. Pada laga sebelumnya melawan Twente, tim tersebut juga hanya mampu bermain imbang 1-1.

Absennya Romeny dalam dua pertandingan terakhir Fortuna dilaporkan berkaitan dengan cedera engkel. Media Belanda, NOS, menyebut sang pemain mengalami masalah pada pergelangan kaki setelah kembali dari tugas internasional bersama Timnas Indonesia.

Romeny terakhir kali terlihat beraksi ketika Indonesia menghadapi Thailand dalam final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia turun sejak awal pertandingan meskipun sebelumnya mengalami gangguan kebugaran setelah kemenangan besar 9-2 atas Bangladesh.

Laga final tersebut berakhir dengan kemenangan Indonesia melalui adu penalti. Hasil itu sekaligus mengantarkan skuad Garuda menjadi juara turnamen.

Meski demikian, kondisi fisik Romeny belum memungkinkan dirinya kembali memperkuat Fortuna. Hingga pertandingan melawan NEC berlangsung, belum ada kepastian mengenai waktu kepulangannya ke lapangan.

Di tengah absennya Romeny, Justin Hubner masih dipercaya mengisi lini pertahanan Fortuna. Ia bermain penuh selama 90 menit sebagai bek kiri dalam pertandingan melawan NEC.

Hubner memperoleh nilai 6,7 dari Sofascore setelah mencatatkan delapan sapuan, tiga intersepsi, dua blok tembakan, dan satu percobaan tekel. Statistik tersebut menunjukkan kontribusinya dalam membantu pertahanan tim.

Baca juga: Nasib Timnas Indonesia akhirnya terjawab, konflik Saudi ramai