KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Insiden Ini Jadi Viral

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Insiden Ini Jadi Viral

KMP Batu Mandi terbakar di perairan merak, insiden ini jadi viral

KMP Batu Mandi mengalami kebakaran saat berada di perairan Selat Sunda, tepatnya di sekitar Pulau Kecil Merak, Kota Cilegon, pada Selasa 20 Oktober 2026.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB tersebut membuat tim gabungan dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang kapal.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan adanya insiden tersebut.

Ia menyebut petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Banten sedang melakukan penanganan di lokasi.

Menurut Maruli, keselamatan penumpang menjadi perhatian dalam proses evakuasi yang masih berlangsung.

Sementara itu, informasi mengenai jumlah korban serta penyebab munculnya api belum dapat dipastikan karena masih dalam tahap pendataan dan penyelidikan.

Di sisi lain, Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengungkapkan bahwa KMP Batu Mandi sedang menempuh rute penyeberangan Bakauheni–Merak ketika kebakaran terjadi.

Laporan mengenai insiden tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak pada pukul 16.24 WIB. Berdasarkan data awal, posisi kapal berada sekitar 0,54 mil laut dari Dermaga 6 Pelabuhan Merak.

Titik kejadian tercatat pada koordinat 5° 56′ 38,27″ LS dan 105° 59′ 41,74″ BT. Untuk membantu operasi penyelamatan, tim SAR mengerahkan personel USS Merak, petugas penyelamat Kantor SAR Banten, serta KN SAR Tetuka.

Meski upaya penanganan telah dilakukan, data jumlah orang yang berada di atas kapal atau person on board (POB) masih dikumpulkan.

Al Amrad mengatakan informasi mengenai korban selamat, korban meninggal dunia, maupun orang yang masih dicari belum bisa disampaikan secara pasti.

Hingga laporan awal diterima, petugas masih berfokus pada evakuasi dan pendataan di lapangan.

Penyebab kebakaran KMP Batu Mandi juga belum diumumkan secara resmi, sehingga perkembangan kondisi penumpang masih menunggu informasi lanjutan dari pihak berwenang.

Baca juga: Tim SAR evakuasi perempuan yang hanyut di sungai Ular Sumut