Anggota DPR ini Akui Sulit untuk Mundur dari DPRD, ini Alasannya

Anggota DPR ini Akui Sulit untuk Mundur dari DPRD, ini Alasannya

Anggota DPR ini akui sulit untuk mundur dari DPRD, ini alasannya

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo akhirnya angkat bicara usai Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI menolak permohonan pengunduran dirinya.

Keputusan tersebut membuat Saras, sapaan akrabnya, tetap berstatus sebagai anggota DPR periode 2024-2029.

Melalui akun Instagram pribadinya, Minggu 9 November 2025, Saras mengaku keputusan untuk mundur bukan hal yang mudah.

Ia menyebut keputusannya dilandasi kekhawatiran yang muncul setelah aksi demonstrasi besar di DPR pada Agustus 2025.

“Saya sejak pengunduran diri telah berfokus menenangkan dan refleksi diri, quality tima dengan keluarga, dan pekerjaan saya di luar politik,” tulis Saraswati.

Ia menjelaskan, mundur dari jabatan anggota DPR bukan keputusan ringan karena banyak hal telah ia perjuangkan.

Termasuk pengorbanan finansial dan reputasi yang dibangun dengan kerja keras.

Namun, menurutnya, gelombang disinformasi dan ancaman terhadap keluarganya membuatnya terpukul.

Ia juga mengungkapkan adanya tekanan moral dari ratusan kader Gerindra yang meminta tidak mengundurkan diri.

Mereka menilai Saras sebagai simbol perjuangan perempuan dan anak muda di parlemen.

Saras juga menegaskan dirinya tidak menikmati dunia politik yang sarat intrik dan drama kekuasaan.

Ia bahkan sempat menyinggung adanya petisi berisi 10.951 tanda tangan warga Jakarta Barat, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu yang menolak pengunduran dirinya.

“Izin dan tanpa mengurangi rasa hormat kepada para pemimpin partai dan fraksi, saya mohon waktu untuk bisa mengambil keputusan agar tidak gegabah,” tulisnya.

Baca juga: Bocah 4 tahun dijual Rp3 juta kini telah ditemukan selamat di Jambi