Arab Saudi peringatkan keras kepada Iran, hentikan perang atau hadapi balasan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, melontarkan peringatan keras kepada Iran agar segera “menghitung ulang” strategisnya, menyusul serangan yang menargetkan kawasan Teluk.
Ia menegaskan bahwa kesabaran Riyadh dan negara-negara tetangga memiliki batas.
Dalam konferensi pers, Faisal menyebut negara-negara Teluk memiliki “kapasitas dan kemampuan yang sangat signifikan” jika memilih untuk merespons.
Ia menilai serangan Iran bukan tindakan spontan, melainkan operasi yang dirancang matang.
“Tindakan akurasi dalam beberapa penargetan ini… menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang direncanakan, dipersiapkan, diorganisir, dan dipikirkan dengan matang,” katanya.
Ia menolak mengungkapkan batas pemicu respons militer. “Saya tidak akan menjabarkan apa yang akan dan tidak akan memicu tindakan defensif… karena itu bukan pendekatan yang bijaksana,” katanya.
Namun ia mengingatkan, “Kesabaran yang ditunjukkan bukanlah tanpa batas… Saya tidak akan mengumumkannya melalui telegraf.”
Pernyataan ini muncul setelah serangan Iran terhadap fasilitas energi di kawasan, termasuk Ras Laffan di Qatar dan Habshan di Uni Emirat Arab.
Qatar mengancam keras serangan tersebut, sementara Saudi dan UEA mengklaim berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone.
Sebelumnya, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan membalas serangan terhadap fasilitas energinya.
Viral Kades Pasuruan berduaan sama istri orang, netizen heboh Jagat media sosial kembali diramaikan dengan…
Peristiwa wanita diduga dilecehkan pria di Bus Blok M-Bogor Sebuah video yang merekam dugaan pelecehan…
9.100 perusahaan di Bekasi, cuma 14 buka loker, KDM heran Dedi Mulyadi atau KDM menanggapi…
Resmi diliris! Jersey ketiga Timnas Indonesia dibanderol segini Jersey ketiga Timnas Indonesia akhirnya resmi diperkenalkan…
Timnas Indonesia U-20 terbang ke China, siapkan Laga uji coba Timnas Indonesia U-20 tidak ingin…
Harga emas Antam 17 September naik Rp5.000 jadi Rp2,56 juta Harga emas Antam hari ini,…
This website uses cookies.