Arab Saudi peringatkan keras kepada Iran, hentikan perang atau hadapi balasan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, melontarkan peringatan keras kepada Iran agar segera “menghitung ulang” strategisnya, menyusul serangan yang menargetkan kawasan Teluk.
Ia menegaskan bahwa kesabaran Riyadh dan negara-negara tetangga memiliki batas.
Dalam konferensi pers, Faisal menyebut negara-negara Teluk memiliki “kapasitas dan kemampuan yang sangat signifikan” jika memilih untuk merespons.
Ia menilai serangan Iran bukan tindakan spontan, melainkan operasi yang dirancang matang.
“Tindakan akurasi dalam beberapa penargetan ini… menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang direncanakan, dipersiapkan, diorganisir, dan dipikirkan dengan matang,” katanya.
Ia menolak mengungkapkan batas pemicu respons militer. “Saya tidak akan menjabarkan apa yang akan dan tidak akan memicu tindakan defensif… karena itu bukan pendekatan yang bijaksana,” katanya.
Namun ia mengingatkan, “Kesabaran yang ditunjukkan bukanlah tanpa batas… Saya tidak akan mengumumkannya melalui telegraf.”
Pernyataan ini muncul setelah serangan Iran terhadap fasilitas energi di kawasan, termasuk Ras Laffan di Qatar dan Habshan di Uni Emirat Arab.
Qatar mengancam keras serangan tersebut, sementara Saudi dan UEA mengklaim berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone.
Sebelumnya, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan membalas serangan terhadap fasilitas energinya.
Indonesia pernah vonis mati koruptor, ini sosok dan kasusnya Wacana pemberian hukuman mati kepada koruptor…
Eks Gub Ahok sentil RUU Perampasan Aset: Kiamat Pun Tak Sah Mantan Gubernur DKI Jakarta…
Isi Draf RUU Perampasan Aset yang dijelaskan Habiburokhman Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkap…
Praperadilan kedua Febrie ditolak, status tersangka TPPU sah Permohonan praperadilan yang diajukan Febrie Adriansyah terhadap…
Kebakaran di Arjuno-Welirang, lahan terbakar capai 334 hektare Kobaran api masih terlihat di kawasan Gunung…
Korban banjir Nepal capai 389 orang, warga diminta berhati-hati Jumlah korban meninggal dunia sekarang sudah…
This website uses cookies.