Arab Saudi peringatkan keras kepada Iran, hentikan perang atau hadapi balasan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, melontarkan peringatan keras kepada Iran agar segera “menghitung ulang” strategisnya, menyusul serangan yang menargetkan kawasan Teluk.
Ia menegaskan bahwa kesabaran Riyadh dan negara-negara tetangga memiliki batas.
Dalam konferensi pers, Faisal menyebut negara-negara Teluk memiliki “kapasitas dan kemampuan yang sangat signifikan” jika memilih untuk merespons.
Ia menilai serangan Iran bukan tindakan spontan, melainkan operasi yang dirancang matang.
“Tindakan akurasi dalam beberapa penargetan ini… menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang direncanakan, dipersiapkan, diorganisir, dan dipikirkan dengan matang,” katanya.
Ia menolak mengungkapkan batas pemicu respons militer. “Saya tidak akan menjabarkan apa yang akan dan tidak akan memicu tindakan defensif… karena itu bukan pendekatan yang bijaksana,” katanya.
Namun ia mengingatkan, “Kesabaran yang ditunjukkan bukanlah tanpa batas… Saya tidak akan mengumumkannya melalui telegraf.”
Pernyataan ini muncul setelah serangan Iran terhadap fasilitas energi di kawasan, termasuk Ras Laffan di Qatar dan Habshan di Uni Emirat Arab.
Qatar mengancam keras serangan tersebut, sementara Saudi dan UEA mengklaim berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone.
Sebelumnya, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan membalas serangan terhadap fasilitas energinya.
Tasyi Athasyia bawa kasus hilangnya 12 barang mewah ke Polisi Tasyi Athasyia kembali mengalami mengalami…
Sarwendah bantah keras isu anak mengalami Bullying di sekolah Sarwendah Tan memberikan klarifikasi soal gosip…
Irish Bella hamil anak Haldy Sabri setelah dua tahun menikah Irish Bella dan Haldy Sabri…
MK kabulkan permohonan, MBG tak lagi ambil dana pendidikan Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan…
Bubah Alfian buka suara usai alami kecelakaan di tol Cikampek Kabar yang mengejutkan datang dari…
Di balik CCTV viral, ternyata ini asalan Sarwendah marah besar Ruben Onsu dan Sarwendah Tan…
This website uses cookies.