Direktur Kontraterorisme AS undur diri, lawan kebijakan Donald Trump, sebut Iran bukan ancaman
Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional Amerika Serikat (AS), Joe Kent, mengundurkan diri dari jabatannya setelah menolak mendukung perang AS melawan iran.
Dalam surat pengunduran dirinya, Kent menyatakan konflik tersebut tidak didasarkan pada ancaman langsung terhadap negaranya.
Saat diumumkan keputusannya, Kent menegaskan bahwa Iran tidak menimbulkan bahaya segera bagi AS.
“Iran tidak menimbulkan ancaman langsung bagi negara kita,” katanya.
Lanjut, ia juga menilai perang dibuat oleh tekanan politik dari Israel serta kelompok lobi di Washington.
“Jelas bahwa tidak memulai perang ini karena tekanan dari israel dan lobi kuatnya di Amerika,” katanya.
Pengunduran diri Kent menjadikannya pejabat tinggi pertama AS yang mundur sejak konfik dengan Iran dimulai pada 28 Februari 2026.
Dalam suratnya kepada Presiden Donald Trump, ia menyoroti bahwa hukum AS mengharuskan tindakan militer tanpa persetujuan Kongres didasarkan pada ancaman yang bersifat segera.
Kent juga mengingatkan janji Trump sebelumnya untuk menghindari konflik panjang di Timur Tengah.
“Anda memahami bahwa perang di Timur Tengah adalah jebakan yang merenggut nyawa patriot kita yang menguras kekayaan negara,” tulisnya.
Ia juga menegaskan tidak dapat mendukung pengerahan pasukan untuk perang yang dinilai tidak memberi manfaat bagi rakyat Amerika Serikat.
“Saya tidak bisa mendukung mengirim generasi berikutnya untuk bertempur dalam perang yang tidak memberi manfaat bagi rakyat Amerika dan tidak sebanding dengan nyawa yang hilang,” tambahnya.
Kasus laporan Rizky Billar, Lesti dan Asila Maisa dipanggil Polisi Penyidik Polda Metro Jaya masih…
Kemensos sebut 1.900 pegawai terindikasi aktif bermain judol Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkap adanya…
Anak WNI hanyut di sungai Malaysia berakhir dengan kabar duka Kabar duka datang dari Subang…
KPK buka detail aliran uang kuota Haji setelah sita Rp 100 miliar Juru Bicara Komisi…
Bigmo temui ortu anak promo Liqud minta maaf dan klarifikasi Muhammad Jannah atau Bigmo menunjukkan…
16 Saksi dipanggil Kejagung soal dugaan korupsi program MBG Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami dugaan…
This website uses cookies.