Australia Gagal Penalti, Malaysia U-20 beri Harapan untuk Timnas

Australia Gagal Penalti, Malaysia U-20 beri Harapan untuk Timnas

Australia gagal penalti, Malaysia U-20 beri harapan untuk Timnas

Malaysia U-20 berhasil menahan Australia 2-2 pada laga kedua Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.

Hasil tersebut menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia U-20 karena persaingan di grup semakin terbuka.

Duel yang digelar di Stadion Nasional Laos Baru, Vientiane, Kamis 3 September 2026, berlangsung dalam kondisi yang tidak ideal.

Hujan deras dan cuaca buruk membuat pertandingan sempat dihentikan hampir dua jam sebelum kembali dilanjutkan.

Australia langsung mengambil inisiatif serangan setelah laga dimulai. Neill sempat berada dalam posisi bagus setelah melewati garis offside, tetapi penyelesaian akhirnya gagal menemui sasaran dan hanya melebar tipis dari tiang.

Tekanan Australia semakin kuat menjelang akhir babak pertama. Pratezina hampir mencatatkan gol kedua pada menit ke-27 lewat sebuah tembakan yang mengarah ke gawang.

Namun, Ahmad Lutfil muncul sebagai penyelamat setelah menggagalkan peluang tersebut tepat di garis gawang.

Australia tetap unggul ketika pertandingan memasuki jeda. Situasi berubah setelah turun minum karena Malaysia tampil lebih berani dan meningkatkan tekanan ke area pertahanan lawan.

Perubahan tersebut menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-50.

Fadhlul Hadi Zulkarnain berada di posisi tepat untuk menyambut umpan silang Tengku Hasyri dan menggetarkan gawang Australia dari jarak dekat.

Malaysia kemudian berbalik unggul pada menit ke-70. Tengku Hasyri melakukan penetrasi dari sektor kiri sebelum mengirim bola kepada Izzuddin Afif.

Tembakan Izzuddin meluncur ke pojok atas gawang dan membawa Malaysia memimpin 2-1.

Australia merespons dengan meningkatkan serangan. Hasilnya, Alaat Abdul-Rahman sukses memanfaatkan umpan Will Dobson pada menit ke-82 untuk menyamakan kedudukan.

Drama terjadi pada penghujung pertandingan ketika Australia mendapat penalti.

Beckham Baker yang maju sebagai eksekutor gagal mencetak gol karena tendangannya berhasil dihentikan Faez Iqhwan.

Baca juga: Mantan pelatih Persija Jakarta Iwan Setiawan meninggal dunia