Batal Terbang Karena Pesawat Penuh, Penumpang Lion Air Murka

Batal Terbang Karena Pesawat Penuh, Penumpang Lion Air Murka

Batal Terbang Karena Pesawat Penuh, Penumpang Lion Air Murka

Di media sosial beredar kisah calon yang batal terbang karena mendapati pesawat Lion Air yang akan ditumpanginya sudah penuh. Seperti ini ceritanya.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (20/12/2017) malam. Pesawat Lion Air JT 010 sedianya terbang pada pukul 20.45 WIB.

Dan persoalan yang dihadapi calon penumpang tidak hanya delay di malam itu. Saat pengumuman penumpang boleh memasuki pesawat, tak semua penumpang bisa masuk.

Seorang calon penumpang bernama Tris Destiana mengisahkan dia begitu kaget ketika mendapati pesawat tujuan Bali tersebut sudah dipenuhi dengan penumpang. Padahal tentu saja dia sudah check in.

Publiée par Tris Destiana sur Mercredi 20 décembre 2017

“Tapi saat kami sudah di pintu pesawat, ternyata pesawat penuh. Sekitar 25 penumpang lebih tidak dapat tempat duduk yang seharusnya itu adalah HAK KAMI! Ada 2 anak bayi, 1 manula WNI yg sedang sakit, 1 Manula WNA, penumpang lokal & sekitar 7 orang penumpang WNA,” kata Tris dalam postingan di laman Facebooknya, Kamis (21/12/2017) kemarin.

Publiée par Tris Destiana sur Mercredi 20 décembre 2017

“Saat itu pihak Lion berkata, tenang bu akan ada pesawat selanjutnya, ibu akan dipindahkan ke pesawat tersebut (sambil menunjukan bukti percakapan tim mereka) Lalu kami digiring untuk menaiki Bus kembali yg katanya langsung menuju pesawat. Tapi ternytata SEMUA ITU TIPU DAYA MEREKA!! Kami diturunkan dipintu masuk kembali ke Terminal 1. TIDAK ADA PESAWAT SELANJUTNYA. Tadi adalah pesawat terakhir,” sambung Tris.

Tris juga mempersoalkan mengenai refund kepada para penumpang yang batal terbang. Menurut Tris ada perbedaan jumlah duit refund, berkisar dari Rp 300 ribu sampai Rp 150 ribu.

Publiée par Tris Destiana sur Mercredi 20 décembre 2017

Penjelasan Lion Air

Lion Air meminta maaf mengenai kejadian ini. Menurut manajemen Lion Air kejadian itu terjadi karena penggantian pesawat yang lebih kecil. Berikut penjelasan Lion Air:

Izin menyampaikan atas nama manajemen lion air kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami beberapa pelanggan kami atas pelayanan yang kurang berkenan pada penerbangan Lion Air JT 010 menuju Denpasar yang berangkat pada pukul 22.00, 20 Desember 2017

Terkait dengan hal tersebut terjadi dikarenakan pesawat dengan tipe boeing 737-900 ER yang seharusnya melayani penerbangan menuju denpasar JT 010 diharuskan dilakukannya pengecekan ulang oleh teknisi dan engineer kami dan dinyatakan membutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk mengantisipasi waktu dan meminimalisir keterlambatan, manajemen memutuskan untuk menggunakan pesawat pengganti yang saat itu ada di cengkareng namun berbeda tipe yaitu 737-800 yang dimana pesawat tersebut memiliki konfigurasi seat lebih sedikit dibandingkan 737-900

Namun hal tersebut memiliki konsekuensi yaitu adanya over pax. Beberapa pax yang mengalami hal tersebut telah kami berikan kebijakan berupa uang 300 ribu + 150 ribu + penginapan + transport menuju penginapan, serta pilihan reschecule, refund, atau endorse. Ke 20 pax tersebut telah di berangkatkan pada 21 Desember melalui JT 034 yang berangkat pada pukul 04.30.

Surat bukti kompensasi penumpang Rp 600 ribu/ orang

 

 

Baca juga : Pemerintah Diminta Lebih Tegas Beri Sanksi Kepada Maskapai Lion Air

 

 

Sumber berita Batal Terbang Karena Pesawat Penuh, Penumpang Lion Air Murka : detik.com