Politik

Bos Sritex Ditangkap Kejagung Terkait Dugaan Korupsi

Bos Sritex ditangkap kejagung terkait dugaan korupsi.

Kejaksaan Agung menangkap seorang Direktur Utama PT Sritex yaitu Iwan Lukminto.

Penangkapan paksa itu dilakukan pada Selasa, 20 Mei 2025, malam di Solo, Jawa Tengah.

“Betul, malam tadi ditangkap di Solo” ungkap Jampidsus Febrie Andriasyah kepada wartawan di Jakarta.

Bos sritex ditangkap Kejagung terkait dugaan korupsi dalam pemberian kredit bank selama masa jebatannya sebagai Direktur  periode 2014-2023.

Ternyata selain Iwan Lukminto, ada dua tersangka lain juga ditetapkan, yaitu mantan Dirut Bank BJB Dicky Syahbandinata dan Bank DKI tahun 2020.

Pada hari Rabu tanggal 21 Mei 2025 menyidikan pada Jampidsus Kejaksaan Agung menetapkan tiga orang tersebut sebagai tersangka karena ditemukan alat bukti yang cukup.

Mereka diguga memberikan kredit secara melawan hukum dan tanpa anlisis yang memadai.

Iwan Lukminto dituduh menyalahgunakan dana kredit yang seharusnya digunakan untuk modal kerja.

Namun, dialihkan untuk membayar utang dan membeli aset seperti tanah.

Akibatnya, terjadi macet dengan kerugiaan negara mencapai Rp692,9 miliar.

Baca juga: Anggota Dewan Verell Bramasta dikritik netizen cuman omon-omon

Dulu, Sritex dikenal sebagai raksasa tekstil dari Solo. Ia berdiri megah dengan reputasi puluhan tahun.

Lantas siapakah Iwan Lukminto yang ditangkap Kejagung itu?

Iwan Luksminto selama ini dikenal dalam industri tekstil Indonesia. Ia merupakan bos di perusahaan Sritex.

Iwan Lusminto lahir pada 24 Junai 1975 di Surakarta, Jawa Tengah. Ia menempuh pendidikan di Suffolk University, Boston, Massachusetts, dan meraih gelar Bachelor’s Degree in Business Administration pada tahun 1997.

Ia kemudian menjabat sebagai sebagai Wakil Direktur Utama Sritex pada tahun 1999.

Pada tahun 2006, ia diangkat menjadi Direktur Utaman Sritex hingga Maret 2023.

Ia menjabat sebagai Direktur Utama selama hampir sua dekade dan dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia.

Namun, perjalanan kariernya tidak berakhir dengan baik. Pada Maret 2025, PT Sri Rejeki Isman (Sritex) dinyatakan pailit.

 

Penguin

Recent Posts

Anggaran Program MBG Sentuh US$4,24 Miliar Per April 2026

Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…

7 jam ago

Tas Branded Sandra Dewi Hasil Sitaan Korupsi Terjual Cepat

Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…

2 hari ago

Jurnalis Indo Bakal Dapat Perlindungan dari Kementerian HAM

Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…

2 hari ago

Review Film “Keluarga Suami Adalah Hama” yang Bikin Emosi

Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…

2 hari ago

Rifky Alhabsyi Akhirnya Punya Anak Setelah 9 Tahun Menunggu

Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…

3 hari ago

Kabar Mengejutkan Bunda Corla Dipecat dari Kerjanya di Jerman

Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…

3 hari ago

This website uses cookies.