DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin ajak masyarakat ikut sumbang uang untuk dana MBG
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik indonesia (DPD RI), Sultan Bachtiar Najamudin, mengumumkan agar pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Beliau mendorong adanya partisipasi masyarakat melalui skema gotong royong atau sumbangan sukarela.
Menurut Sultan Bachtiar Najamudin, program berskala nasional seperti MBG berpotensi menghadapi kendala keberlanjutan jika hanya mengandalan anggaran negara.
Oleh karena itu, diperlukan alternatif pembiayaan untuk memperkuat dukungan terhadap program MBG tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menilai budaya gotong royong yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia bisa menjadi kekuatan tambahan dalam menopang program ini.
Selain itu, karakter masyarakat yang dikenal dermawan dinilai mampu menjadi modal sosial yang besar.
Sultan juga menyebut bahwa ketertiban masyarakat dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap program MBG, sehingga mendorong tanggung jawab bersama dalam keberhasilannya.
Tak hanya itu, ia mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perwakilan negara sahabat untuk membuka peluang kerja sama internasional, baik dalam bentuk dukungan teknis maupun pendanaan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra global, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.