DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin ajak masyarakat ikut sumbang uang untuk dana MBG
Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik indonesia (DPD RI), Sultan Bachtiar Najamudin, mengumumkan agar pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Beliau mendorong adanya partisipasi masyarakat melalui skema gotong royong atau sumbangan sukarela.
Menurut Sultan Bachtiar Najamudin, program berskala nasional seperti MBG berpotensi menghadapi kendala keberlanjutan jika hanya mengandalan anggaran negara.
Oleh karena itu, diperlukan alternatif pembiayaan untuk memperkuat dukungan terhadap program MBG tersebut.
Tak hanya itu, ia juga menilai budaya gotong royong yang sudah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia bisa menjadi kekuatan tambahan dalam menopang program ini.
Selain itu, karakter masyarakat yang dikenal dermawan dinilai mampu menjadi modal sosial yang besar.
Sultan juga menyebut bahwa ketertiban masyarakat dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap program MBG, sehingga mendorong tanggung jawab bersama dalam keberhasilannya.
Tak hanya itu, ia mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perwakilan negara sahabat untuk membuka peluang kerja sama internasional, baik dalam bentuk dukungan teknis maupun pendanaan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra global, diharapkan program MBG dapat berjalan lebih berkelanjutan sekaligus memperkuat solidaritas sosial.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.