Ishfah Abidal Aziz resmi ditahan KPK dalam kasus korupsi pengelola kuota Haji
Ishdah Abidal Aziz atau suka disebut Gus Alex resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa 17 Maret 2026.
Eks staf khusus Menteri Agama era Yaqut Cholil Qoumas itu terlihat memakai rompi oranye dengan tengah diborgol setelah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK.
Penahanan dilakukan setelah pemeriksaan selama sekitar lima jam.
Kepada wartawan, Gus Alex menyatakan menghormati proses hukum dan berharap kebenaran dapat terungkap.
Gus Alex ditetapkan sebagai tersangka bersama Yaqut dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan kuota haji 2023-2024.
Keduanya dijerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Tipikor soal dugaan kerugian keuangan negara.
Deputi Penindakan KPK, Asep Guntur Rahayu, menyebut Gus Alex berperan dalam pengaturan kuota haji, termasuk kebijakan percepatan keberangkatan melalui kuota khusus.
Dalam praktiknya, penyidik menemukan adanya pungutan hingga 5.000 dolar AS per jemaah untuk percepatan keberangkatan. Dana tersebut diduga mengalir ke sejumlah pihak.
Tak hanya itu saja, pada tahun 2024, Gus Alex juga diduga terlibat dalam pembagian kuota tambahan dengan skema 50:50 antara kuota reguler dan khusus, yang dinilai tidak sesuai ketentuan.
KPK menilai Gus Alex berperan sebagai pihak yang membantu pengaturan kebijakan kuota haji serta pengumpulan dana percepatan.
Meskipun itu, ia menyatakan akan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.