Politik

Isi Draf RUU Perampasan Aset yang Dijelaskan Habiburokhman

Isi Draf RUU Perampasan Aset yang dijelaskan Habiburokhman

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengungkap sejumlah substansi yang tengah dimasukkan ke dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.

Salah satu hal yang diatur adalah mengenai jenis kekayaan yang dapat dirampas negara ketika berkaitan dengan tindak pidana.

Penjelasan tersebut disampaikan Habiburokhman dalam rapat paripurna ke-3 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis.

Dalam rancangan sementara itu, terdapat tiga kelompok aset yang dapat dikenai perampasan. Pertama ialah kekayaan yang diperoleh dari hasil tindak pidana.

Selanjutnya, aset yang digunakan sebagai alat atau sarana untuk menjalankan tindak pidana juga masuk dalam kategori tersebut.

Jenis ketiga berupa aset yang dapat dimanfaatkan untuk mengganti kerugian yang muncul akibat suatu tindak pidana.

RUU tersebut juga mengenalkan dua mekanisme perampasan. Mekanisme pertama dilakukan berdasarkan putusan pidana terhadap pelaku atau dikenal dengan istilah in persona.

Sementara mekanisme lainnya memungkinkan perampasan aset tanpa bergantung pada putusan pidana terhadap pelaku. Konsep ini disebut in rem.

Kedua pendekatan tersebut rencananya akan digunakan secara bersamaan dalam regulasi yang tengah disusun.

Habiburokhman menjelaskan pembahasan RUU Perampasan Aset membutuhkan waktu cukup panjang karena substansinya berbeda dari revisi undang-undang pada umumnya.

Menurutnya, regulasi tersebut membawa konsep yang relatif baru dalam sistem hukum Indonesia.

Ia membandingkannya dengan perubahan UU Polri yang hanya menyentuh sejumlah pasal.

RUU Perampasan Aset dinilai membutuhkan kajian lebih mendalam karena menyangkut mekanisme hukum baru.

Meski pembahasannya tidak sederhana, DPR telah menetapkan arah penyelesaian.

Habiburokhman memastikan regulasi tersebut ditargetkan rampung dan disahkan dalam rapat paripurna paling lambat Desember 2026.

Baca juga:
Penguin

Recent Posts

Artis Raffi Ahmad Diboikot, Amy Qanita Ungkap Kesedihannya

Artis Raffi Ahmad diboikot, Amy Qanita ungkap kesedihannya Ribuan kritik yang mengarah kepada Raffi Ahmad…

1 minggu ago

Modus Dua Suami di Surabaya Jual Istri, Tarif Tembus Rp1 Juta

Modus dua suami di Surabaya jual istri, tarif tembus Rp1 juga Dugaan praktik perdagangan orang…

1 minggu ago

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan

Mitchell Baker Bersinar, Georgetown petik Kemenangan Nama Mitchell Baker kembali menjadi perhatian setelah striker Timnas…

1 minggu ago

6.097 Dapur MBG terancam Berhenti Operasi, Apa penyebabnya?

6.097 dapur MBG terancam berhenti operasi, apa penyebabnya? Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini menghadapi…

1 minggu ago

Vietnam Dapat Kepercayaan Gelar Piala AFF U-23 2027

Vietnam dapat kepercayaan gelar Piala AFF U-23 2027 Vietnam akan mencatat sejarah baru dalam perjalanan…

1 minggu ago

Tindak Pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka

Tindak pelaku pembakaran Karhutla, Polda tetapkan 33 tersangka Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

1 minggu ago

This website uses cookies.