Jembatan Ambruk di Pangandaran Jadi Viral, Ternyata Karya TNI

Jembatan Ambruk di Pangandaran Jadi Viral, Ternyata Karya TNI

Jembatan ambruk di Pangandaran jadi viral, ternyata karya TNI

Kejadian terjadi di Jembatan Gantung Pongpet, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ketika jembatan tersebut tengah menjalani prosesi peresmian pada Minggu 30 Agustus 2026.

Kerusakan pada bagian sling membuat suasana acara mendadak panik saat rombongan Forkopimda Kabupaten Pangandaran berada di atas jembatan.

Jembatan yang berada di Dusun Margajaya RT 01/12, Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang itu ternyata termasuk dalam program Jembatan Merah Putih yang dikerjakan oleh TNI.

Kodam III Siliwangi kemudian memberikan klarifikasi mengenai kejadian yang videonya ramai beredar di media sosial.

Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kolonel Inf Hendra Cipta, mengakui bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program TNI.

Meski itu, pihak Kodam masih perlu melakukan pemeriksaan langsung untuk mengetahui penyebab kerusakan pada struktur jembatan.

Menurut Hendra, kondisi jembatan dalam insiden tersebut tidak sampai menyebabkan seluruh bangunan roboh.

Tidak ada laporan mengenai korban akibat kejadian yang berlangsung ketika proses peresmian sedang dilakukan.

Pada rekaman yang beredar, sejumlah orang terlihat berada di atas jembatan ketika salah satu sling mengalami putus.

Perubahan posisi badan jembatan setelah sling bermasalah membuat orang-orang yang berada di lokasi terlihat panik.

Kejadian tersebut kemudian menimbulkan perhatian karena berlangsung tepat pada saat Jembatan Gantung Pongpet diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat.

Bupati Pangandaran Citra Pitriyami turut hadir dalam acara peresmian tersebut bersama sejumlah pejabat dan warga.

Sementara itu, Dinas Penerangan Angkatan Darat menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi bukan berupa keruntuhan total.

Bagian tertentu dari konstruksi jembatan mengalami gangguan sehingga menyebabkan perubahan posisi pada badan jembatan.

Kodam III Siliwangi memastikan pemeriksaan akan dilakukan sebagai langkah lanjutan.

Kondisi fisik jembatan, bagian sling, hingga kelayakan struktur akan diperiksa untuk mengetahui penyebab kejadian sekaligus memastikan keamanan sebelum jembatan kembali digunakan.

Baca juga: Oknum wartawan ngamuk di SD Sukaraja viral, ini kata KDM