Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja Viral, Ini Kata KDM

Oknum Wartawan Ngamuk di SD Sukaraja Viral, Ini Kata KDM

Oknum wartawan ngamuk di SD Sukaraja viral, ini kata KDM

Seorang pria yang mengaku sebagai wartawan di SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, berujung panjang.

Video ketika pria berinisial AS berusia 46 tahun tersebut marah-marah di lingkungan sekolah beredar luas hingga mendapat perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Persoalan itu bermula ketika AS datang ke sekolah untuk menagih uang langganan koran.

Pihak sekolah disebut belum dapat memberikan uang tersebut karena dana operasional belum tersedia.

Situasi kemudian memanas dan AS disebut mengamuk di hadapan guru serta siswa.

Rekaman kejadian yang beredar memperlihatkan suasana tegang di lingkungan sekolah.

Kejadian tersebut menjadi perhatian karena berlangsung ketika aktivitas para siswa masih berjalan.

Dedi Mulyadi kemudian meminta tim hukum Pemerintah Provinsi Jawa Barat turun langsung ke lokasi.

Tim tersebut ditugaskan untuk mencari fakta sekaligus memberikan pendampingan kepada pihak sekolah.

Dedi menilai perilaku yang terlihat dalam video tidak mencerminkan sikap profesional seorang jurnalis.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya masih perlu mengetahui persoalan secara utuh sebelum menarik kesimpulan.

“Meski itu kewenangan Disdik Kabupaten Sukabumi, hari ini tim hukum Pemprov Jawa Barat segera datang ke lokasi untuk menginvestigasi dan mengadvokasi agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi,” kataDedi.

Sementara itu, AS telah diamankan oleh polisi untuk menjalani pemeriksaan. Hasil pemeriksaan yang disampaikan aparat menyebut AS positif mengonsumsi zat narkotika jenis amphetamine.

Kasus tersebut juga membuat ramai dari organisasi profesi jurnalis. IJTI, AJI, dan PWI menegaskan bahwa tindakan intimidasi maupun pemaksaan tidak dapat dibenarkan dan tidak mewakili kerja jurnalistik.

Baca juga: KPK dalami kasus korupsi MBG, tenaga ahli BGN diperiksa