Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman ungkap ada bunker lain

Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman ungkap ada bunker lain

Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman ungkap ada bunker lain

Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman mengaku mendapat informasi bahwa masih ada lokasi penyimpanan atau bunker lain soal tiga kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah.

Febrie saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan korupsi batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel (KS).

“Infonya nih ada beberapa tempat lagi yang juga akan dilakukan potensi ya, juga bunker-bunker lainnya,” kata Habiburokhman, Jakarta, Sabtu.

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Rikwanto, menduga masih ada tempat persembunyian harta terkait tiga kasus korupsi tersebut yang belum terungkap.

Beliau meminta kasus ini segera diusut hingga tuntas.

“Kami dari Fraksi Partai Golkar sangat menyayangkan dan juga sangat mengecam, ternyata di antara aparat penegak hukum ada yang berperilaku sebaliknya. Ini dari Partai Golkar kita minta untuk diusut tuntas,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya menduga masih banyak tempat persembunyian harta yang diduga hasil kejahatan dan perlu diungkap lebih lanjut.

Sementara itu, Pelaksanaan Tugas (Plt) Jampidsus Rudi Margono menerima pelimpahan tiga kasus korupsi dari Korps Pemberantasan Tindak Pidana Tindak Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Margono menyampaikan bahwa sudah ada dua pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu seorang pihak swasta berinisial DR dan seorang yang berinisial F.

“Informasinya sudah ditetapkan dua tersangka, yaitu swasta, yang kedua adalah berinisial F,” kata Margono.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah menggeledah sejumlah lokasi, di antaranya money changer dan Cafe de’Clan Signature di kawasan Dipete, Jakarta Selatan, serta sebuah rumah milik Febrie di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Kasus korupsi di TPPU, Febrie Adriansyah resmi jadi tersangka