Kejadian unik, stoking anggota Paskibraka melorot di Morowali
Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Morowali berlangsung khidmat meski diguyur air hujan.
Peserta tetap berdiri tegak, menjaga barisan , dan memberikan penghormatan terbaik untuk Sang Saka Merah Putih.
Namun, tak disangka di balik kekhidmatan itu, ada satu kejadian untuk dan berkesan yang menjadi perhatian hadirin.
Saat Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berdiri tegak setelah prosesi pengibaran, tiba-tiba salah satu anggota putri mengalami kejadian kecil, yaitu stoking putihnya melorot di tengah barisan.
Hebatnya, tanpa menimbulkan kepanikan dan dengan penuh ketenangan, seorang staf protokol yang sigap langsung mendekat dan memperbaikinya.
Semua dilakukan dengan cepat dan penuh kehati-hatian agar barusan tetap rapih, tanpa mengganggu jalannya upacara.
Kemudian, kejadian tersebut justru menghadirkan pesan moral yang indah, bahwa di balik disiplin ketat upacara, ada kebersamaan, kerja sama, dan rasa saling menjaga.
Kejadian kecil itu seolah menjadi simbol bahwa perjuangan tidak selalu tentang hal besar.
Tetapi juga tentang keberanian menghadapi situasi yang terduga dengan ketegapan dan keikhlasan.
Banyak peserta dan undangan yang menyaksikan momen itu merasa terharu sekaligus bangga.
Paskibaraka tetap menjaga sikap sempurna, tidak terpengaruh oleh kejadian tersebut.
Membuktikan bahwa mereka adalah generasi mudah Morowali yang tanggung dan disiplin.
Dengan kejadian tersebut itu menjadi catatan unik dalam sejarah peringatan kemerdekaan ke-80 RI di Morowali, menambah warna sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persatuan.

