Satgas Garuda Merah Putih siap Airdrop bantuan ke Gaza.
Sebanyak 66 personel Satuan Tugas (Satgat) Garuda Merah Putih telah mendarat di Yordania pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Mereka membawa misi kemanusiaan untuk menyalurkan bantuan ke Gaza, Palestina, melalui metode airdrop.
Operasi kemanusiaan ini dijadwalkan berlangsung selama 12 hari.
Terhitung sejak keberangkatan pada 13 Agustus hingga 23 Agustus 2025.
Satgas dipimpjn oleh Komandan Wing I Lanud Halim Perdanakusuma, alonel Pnb Puguh Julianto.
Setibanya di Yordania, mereka mendapat sambutan hangat dari Duta Besar RI untuk Yordania, Ade Padmo Sarwono, Atase Pertahanan RI di Kairo Kolonel (P) Dafris D.
Syahruddin, serta Perwirsa Staf Operasi Air JAF, Kolonel Osama Mahmud Khotob.
Kehadiran para pejabat ini mencerminkan eratnya diplomatik antara Indonesia dan Yordania sekaligus dukungan penuh bagi misi kemanusiaan tersebut.
Dalam misi ini, TNI Angkatan Udara mengerahkan dua pesawat angkut C-130J-30.
Perjalanan panjang yang ditempuh kedua pesawat ini menunjukkan kesungguhan Indonesia dalam memastikan dapat sampai kepada rakyat Palestina.
Satgas Garuda Merah Putih sendiri merupakan kelanjutan dari rangkaian misi kemanusiaan Indonesia bagi Palestina.
Sebagai bentuk komitmen bangsa untuk menjaga perdamaian sekaligus membantu mereka yang membutuhkan di tengah krisis berkepanjangan.
Selanjutnya, seluruh personel tengah menyiapkan logistik dan bantuan yang akan dijatuhkan melalui airdrop pada hari pertama misi, yaitu 17 Agustus 2025.
Momen ini menjadi sangat bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.
Dengan itu, momen tersebut hanya menjadi perayaan kemerdekaan di tanah air, tetapi juga simbol solidaritas dan semangat kemanusiaan Indonesia yang bergema hingga ke dunia Internasional.

