KKP buka lowongan besar dengan merekrut sekitar 20 ribu AKP mulai Mei 2026
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Lotharia Latif, menyampaikan bahwa program ini akan berdampak luas karena beroperasi melibatkan lebih dari 500 ribu tenaga kerja dalam ekosistem perikanan.
“Program ini membutuhkan lebih kurang 20 ribu awal kapal perikanan untuk mengoperasikan kapal,” katanya.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui situs resmi KKP mulai 4 Mei sampai 4 Juni 2026.
Pemerintah menegaskan bahwa proses rekrutmen ini bebas dari praktis percalonan dan mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berabagai bentuk penipuan.
“Saya hanya mengingatkan untuk siapapun, jangan percaya ada yang kemudian bisa membantu kemudian dengan kepentingan-kepentingan tertentu,” tegas Latif.
Bagi peserta profesional yang belum memiliki sertifikasi, KKP akan menyediakan pelatihan kompetensi sebelum mereka mulai bekerja.
Posisi yang tersedia adalah berbagai jabatan penting di kapal, seperti nahkoda, kepala kamar mesin, mualim, masinis, fishing master, hingga anak buah kapal (ABK).
Secara rinci, kebutuhan 1.582 posisi nahkoda dan kepala kamar mesin, serta 11.418 ABK untuk kapal berukuran 30 GT hingga 500 GT.
Rekrutmen ini terbuka bagi lulusan satu pendidikan KKP maupun masyarakat umum, termasuk warga di kawasan Kampung Nelayanan Merah Putih.
Peserta yang lolos seleksi nanti akan mendapatkan pembekalan barupa pelatihan teknis, sertifikasi, hingga program bela negara.

