KPK Tengah Menelusuri Suap Logam Mulia Senilai Rp3,42 Miliar ke Pajabat Pajak
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri pihak pemberi suap berupa logam mulia senilai Rp3,42 miliar kepada pejabat pajak dalam perkara dugaan suap pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) perusahaan tambang nikel PT Wanatiara Persada.
Budi Prasetyo menyampaikan bahwa logam mulia seberat 1,3 kilogram yang disita saat operasi tangkap tangan (OTT) tidak berasal dari PT Wanatiara Persada.
Barang bukti tersebut diduga bersumber dari wajib pajak lain yang sekarang masih didalami identitas dan perannya oleh penyidik.
Budi menambahkan, keberadaan logam mulia tersebut membuka peluang bagi KPK untuk mengusut kemungkinan praktik serupa pada wajib pajak lain, termasuk potensi penerapan modus suap dalam pemeriksaan jenis pajak berbeda seperti Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
KPK menyatakan telah mengantongi bukti awal soal perusahaan pemberi logam mulai tersebut.
Penyidik akan menelusuri lebih lanjut asal-usul dan aliran barang bukti guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam perkara ini.
Dalam OTT tersebut, KPK menyita barang bukti senilai total Rp6,38 miliar yang terdiri atas uang tunai Rp793 juta, uang tunai 165 ribu dolar Singapura atau setara Rp2,16 miliar, serta logam mulai senilai Rp3,42 miliar.
Pasca OTT, KPK juga menggeledah sejumlah lokasi, termasuk Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, serta Kantor PT Wanatiara Persada.
Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan dokumen, barang bukti elektronik, dan sejumlah uang yang saat ini masih dianalisis.
KPK dalami kasus korupsi MBG, tenaga ahli BGN diperiksa Penyidikan dugaan korupsi dalam tata kelola…
Mulai 1 September 2026, harga Pertamax Turbo dan Dexlite naik Harga sejumlah BBM Non Subsidi…
Mulai 2027 Guru PPPK bisa ikut seleksi CPNS, ini syaratnya Kebijakan baru terkait status kepegawaian…
Hasil Indonesia vs Malaysia: Garuda Muda 0-0 Piala Asia U-20 Timnas Indonesia U-20 belum mampu…
Amran copot 13 pejabat Kementan, terbukti terlibat Judi Online Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan…
Demo hari ini 13 Agustus 2026, ini 3 titik aksi di Jakarta Pusat Jakarta Pusat…
This website uses cookies.