Nasional

KPK Ungkap Pertemuan Gus Yaqut dengan Asosiasi Travel Haji

KPK ungkap pertemuan Gus Yaqut dengan asosiasi travel haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Bendara Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), M. Tauhid Hamdi soal pertemuannya dengan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut terkait kasus korupsi kuota haji tambahan 2024.

Budi Prasetyo Juru Bicara KPK mengatakan, penyidik menelusuri proses atau diskresi pembagian kuota haji tambahan menjadi sama rata atau 50-50.

“Termasuk itu (pertemuan dengan Gus Yaqut). Apakah itu murni dari Kementerian Agama atau ada dorongan, ada inisiatif dari bawahnya, dari asosiasi atau dari PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus),” kata Budi Prasetyo, Jakarta Selatan, Selasa 7 Oktober 2025.

Karena menurut Budi Prasetyo, diskresi Menag Yaqut waktu itu berdampak kepada penambahan kuota yang secara signifikan adalah pihak-pihak di PIHK (biro travel haji).

Karenanya, penyidik mendalami proses sebelum adalanya diskresi tersebut.

Karena asosiasi dimaksud membawahi sejumlah PIHK atau biro trevel.

“Nah, ini pembagiannya seperti apa, pendistribusiannya? Termasuk tadi, di lapangan ditemukan adanya biro-biro trevel yang tidak terdaftar tapi ternyata bisa menyelenggarakan ibadah haji,” tambahnya.

Tak hanya itu, penyidik KPK juga menggali mengenai pengisian kuota tambahan dan aliran uang fee percepatan.

Untuk waktu nunggu nol tahun (TO) atau berangkat di tahun yang sama saat pemberangkatan kuota haji khusus.

Budi Presetyo menjelaskan, materi aliran uang fee percepatan dan pengisian kuota tambahan haji khusus itu juga didalami dari saksi lainnya, yaitu . Iqbal Muhajir selaku karyawan swasta.

Baik Tauhid Hamdi dan Iqbal diperiksa sebagai saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa 7 Oktober 2025.

Di hari yang sama, penyidik juga memanggil Direktur PT Sindo Wisata Travel Supratman Abdul Rahman.

Tapi yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan.

Karenanya, KPK memberikan teguran keras agar koorperatif untuk memenuhi panggilan pemeriksaan dalam kasus dugaan rasuah ini.

Baca juga: Alasan mobil Alphard Noel yang disita KPK dikembalikan

 

Penguin

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

9 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

10 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

19 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

19 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

21 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.