Makin Kritis, Pemerintah Resmi Batasi Pertalite-Solar Maksimal Mobil 50 Liter/Hari
Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi resmi menerbitkan aturan baru yang membatasi pembelian BBM distribusi jenis Pertalite dan Solar. Kebijakan itu dimulai berlaku pada tanggal 1 April 2026.
Dalam aturan tersebut, PT Pertamina sebagai badan usaha penugasan diwajibkan mengendalikan penyaluran BBM subsidi agar lebih tepat sasaran.
Untuk Pertalite, pembelian dibatasi maksimal:
50 liter per hari untuk kendaraan roda empat, pribadi maupun umum.
50 liter per hari untuk kendaraan layanan publik seperti ambulans, mobil jenazah, dan pemadam kebakaran.
Sementara itu, untuk Solar, batasannya lebih bervariasi:
50 liter/hari untuk kendaraan roda empat pribadi atau angkutan umum.
80 liter/hari untuk kendaraan umum roda empat.
200 liter/hari untuk kendaraan roda enam atau lebih.
50 liter/hari untuk kendaraan layanan publik.
Jika pembelian melebihi batas tersebut, maka akan dikenakan harga BBM nonsubsidi.
Tak hanya itu, Pertamina diwajibkan mencatat nomor polisi kendaraan setiap transaksi serta melaporkan pelaksanaan kebijakan ini secara berkala setiap tiga bulan.
Kebijakan ini diterbitkan sebagai respons atas potensi krisis energi akibat konflik di Timur Tengah, yang dibahas dalam rapat terbatas kabinet pada 28 Maret 2026.
Pemerintah menilai perlu adanya langkah efisiensi konsumsi energi, termasuk penerapan pembelian BBM serta wajah dan peningkatan cadangan energi nasional.
Di sisi harga, Kementerian ESDM memastikan bahwa BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan pada penyesuaian harga 1 April 2026.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.