Menkeu jamin BBM Subsidi tidak akan naik di tahun 2026, bikin kagum DPR
Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026.
Purbaya menjelaskan bahwa kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih cukup kuat untuk menopang subsidi energi, defisit anggaran dipastikan tetap terkendali dan tidak melampaui batas 3% dari Produk Domestik Bruto, dengan asumsi harga minyak dunia berada di kisaran US$100 per hari.
Sebelumnya, sempat viral anggapan bahwa anggaran negara hanya cukup untuk menahan subsidi dalam waktu singkat.
Di hadapan Komisi XI DPR, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah memiliki kapasitas fiksal yang memadai untuk menjaga subsidi hingga akhir tahun.
Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai simulasi berdasarkan skenario harga minyak, mulai dari US$80 hingga US$100 per barel.
Asumsi harga minyak Indonesia dalam APBN 2026 berada di level US$70 per barel.
Selanjutnya, ia menyebut pemerintah telah menyiapkan strategi berlapis untuk merespons fluktuasi harga minyak global.
Tak hanya itu, Indonesia juga berpotensi memperoleh tambahan penerimaan negara dari kenaikan harga komoditas seperti minyak dan batu bara.
Tetapi di sisi lain, pemerintah masih memiliki bantalan fiskal berupa saldo anggaran lebih yang mencapai sekitar Rp420 triliun.

