Menteri PKP Fahri Hamzah geram terhadap Saiful Mujani yang menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto
Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah, geram terhadap video yang lagi viral, Saiful Mujani, yang dinarasikan mengajak masyarakat untuk menjatuhkan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia mengingatkan semua pihak untuk tetap setia pada jalur demokrasi konstitusional.
Fahri menegaskan, bahwa memancing tindakan di luar aturan hukum hanya akan membawa petaka bagi bangsa.
Mantan Wakil Ketua DPR RI ini menilai tidak ada alasan kuat untuk menggoyang kursi kepresidenan saat ini.
Menurutnya, Prabowo memiliki komitmen penuh untuk kepentingan rakyat di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam sistem ketatanegaraan, eksekutif bukanlah satu-satunya rumpun kekuasaan.
Ada lembaga lain yang juga memegang tanggung jawab atas kinerja pemerintahan, sehingga tuntutan pertanggungjawaban tidak bisa dialamatkan ke satu pintu saja.
“Apalagi kalau kita bicara Pak Prabowo, tidak ada niatnya yang tidak baik. Semua ini kan untuk masyarakat,” bela Presiden.
Masalah ini berawal dari sebuah video acara ‘Halal Bihalal Pengamat’ yang viral di media sosial.
Dalam potongan video itu, Saiful Mujani yang juga Guru Besa UIN Syarif Hidayatullah menyinggung momentum jatuhnya Soekarno pada tahun 2998 sebagai bukti kekuatan rakyat.

