Menteri Rusia: NATO ingin deklarasikan perang terhadap Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, ia menegaskan negara sedang “berperang” dengan NATO dan Uni Eropa soal Ukraina.
Ronald Trump, Presiden Amerika Serikat sedang mempertimbangkan kembali pendekatannya untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina sejak lebih dari tiga tahun lalu.
“NATO dan Uni Eropa ingin mendeklarasikan, sebenarnya telah mendeklarasikan perang nyata terhadap negara saya dan secara langsung ikut serta dalam perang tersebut,” ucap Lavrov.
Komentarnya muncul hanya beberapa hari setelah Donald Trump, yang baru saja bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy, melunakkan tekanan agar kedua negara ini mencari solusi diplomatik untuk konflik tersebut.
Baca juga: Iran dan Rusia Resmi Kerjasama Energi Nuklir
Dengan menyebut Rusia sebagai “Macan Kertas,” ia dengan tegas menyatakan keyakinannya bawah Kyiv dapat memenangkan perang dan membuat kembali seluruh wilayahnya.
Donald Trump juga mengatakan, negara-negara NATO harus diberi wewenang untuk menembak jatoh drone Rusia yang melintasi wilayah udaranya.
“Dengan waktu, kesabaran, dan dukungan finansial dari Eropa dan khususnya NATO, perbatasan asli tempat perang ini dinilai, sangat mungkin untuk dipulihkan.”
“Mengapa tidak? Rusia telah berperang tanpa tujuan selama tiga setengah tahun dalam perang yang seharusnya dapat dimenangkan oleh kekuatan militer sejati dalam kurang dari seminggu.” tulis Donald Trump.
Selanjutnya, Lavrov pada Rabu bertemu dengan Menteri Luar Negeri Macro Rubio, yang mendesak Moskow untuk “mengambil langkah-langkah konkret menuju penyelesaian yang berkelanjutan”.
Untuk perang dan mengulang seruan Trump untuk mengakhiri pertumpahan darah.

