Seorang Muhibbin dikeroyok usai salaman dengan Bahar Smith
Kejadian ini terjadi pada acara Peringatan Maulid di Masjid Nurul Islam, Poris Plawad Utara, Tengarang, Minggu 21 September 2025.
Seorang korban, Rida yang merupakan pencinta Habib, hadir bersama dengan istrinya untuk mengikuti Maulid yang menghadirkan Habib Bahar Bin Smith.
Kejadian keroyokan terjadi saat Rida bermaksud bersalaman dengan Habis Smith.
Namun, Rida diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang yang disebut sebagai pengawal Habib Bahar Bin Smith.
Rida juga dikabarkan mengalami luka-luka parah dan sekarang masih menjalani perawatan intensif di SRUD Kabupaten Tangerang.
Penyebab dugaan pengroyokan tersebut telah salah satunya dikaitkan dengan pakaian Rida yang menggunakan blangkon alih-alih peci putih, yang umum dipakai muhibbin.
Sehingga mungkin pengawal mengirai bagian dari kelompok lain (PWI/Perjuangan Walisongo Indonesia).
Selanjutnya, anggota Komisi III DPR RI dari Farksi PKB, Mohammad Rano Alfath, menyebut Kepolisian untuk bertindak cepat dan tegas mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang menimpa seorang Muhibbin, bernama Rida.
Rano Alfath juga memberikan keprihatinan mendalam atas tindakan kekerasan yang terjadi di dalam forum keagamaan.
“Tidak seharusnya ada tindakan kekerasan, apalagi di forum keagamaan yang semestinya menjadi ruang penuh keteduhan dan kebersamaan,” ucap Rano Alfath, Kamis 25 September 2025.
Baca juga: Seorang Oknum TNI AD Praka S Ngamuk di Bank Gowa

